Mengenali ICAO dan IATA


Nama:            Putri Puspita Ratu

NIM:    2431-10-021

Kelas: D3 Ground Handling

Ternyata dalam dunia penerbangan terdapat perbedaan dua perusahaan penerbangan, yaitu antara  ICAO (International Civil Aviatioan Organization) dan IATA (International Air Transport Association). Istilah tersebut sungguh sangat awam bagi saya, karna sesungguhnya saya tidak mengerti kedua istilah tersebut. Namun setelah saya menimba ilmu STMT TRISAKTI dengan jurusan D3 GH, saya sedikit mengerti istilah tersebut.

ICAO (International Civil Aviation Organization) adalah sebuah perusahaan penerbangan sipil internasional yang beranggotakan pemerintah suatu Negara yang menjadi PBB yang didirikan sejak tahun 1974. ICAO mengeluarkan peraturan-peraturan operasional penerbangan yang berlaku secara Internasional yang digunakannya ialah annex. Terdapat 18 annex yang berlaku didalamnya. Sifat organisasi ICAO adalah non politis-teknis operasional penerbangan. Kode dari ICAO untuk penerbangn ialah 4 kode.

IATA (International Air Transport Association) adalah sebuah perusahaan penerbangan swasta yang berjadwal dan memiliki sifat organisasinya ialah komersial, yang didirikan sejak tahun 1945 (pada masa Indonesia merdeka). Anggota dari IATA adalah perusahaan penerbangan dari Negara-negara ICAO. IATA menggunakan peraturannya yaitu menggunakan resolusi. Kode dari IATA untuk penerbangan adalah 3 kode.

Itulah ulasan yang saya ketahui mengenai istilah dari ICAO dan IATA. Menurut saya memang sedikit keliru membedakan antara ICAO dan IATA, maka sebaiknya dapat menghafal uraian-uraian mengenai istilah-istilah ICAO dan IATA tersebut.

About these ads

One thought on “Mengenali ICAO dan IATA

  1. Wah, tanya lagi ke dosennya tentang ICAO dan IATA mbak. Definisinya tidak tepat.
    ICAO bukan perusahaan penerbangan, tetapi suatu organisasi internasional yang mengurusi peraturan2 penerbangan sipil, anggotanya memang negara2, dimana Indonesia telah pula menjadi anggotanya.
    Suatu negara yang menjadi anggota ICAO wajib mentaati peraturan2 ICAO dan diaudit sistem dan peraturan penerbangan sipilnya serta implementasinya secara periodik. Kalu ada temuan2 selama audit maka wajib dijawab dan diselesaikan permasalahannya. Negara2 anggota ICAO harus mempunyai peraturan yang level of safetynya setara dengan Annex-nya ICAO. Kalaupun ada Annex yang belum dilaksanakan harus menjelaskan alasan dan ekivalen peraturan yang dipakai yang tetap menjamin keselamatan dan keamanan penerbangan sipil di negara tersebut.

    Sedangkan IATA juga bukan perusahaan melainkan sebuah asosiasi maskapai penerbangan sipil berjadwal yang anggotanya maskapai penerbangan sipil di seantero jagat (bukan negara) . Banyak keuntungan apabila masuk menjadi anggotanya. Boleh gak suatu maskapai tidak menjadi anggota IATA? Ya boleh2 saja. Tanyakan ke dosennya, apa saja manfaat dan konsekuensi bagi suatu maska[pai penerbangan kalau menjadi anggota IATA.
    Salam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s