Pelayanan Full service Dan Non Full Service Bagi Penumpang Maskapai Penerbanagan Nasional


Nama : Riza Febrianti

Nim     : 224109263

Kelas  : S1 MTU C

Tugas GH II ke : 3

Pelayanan Full service Dan Non Full Service Bagi Penumpang

Maskapai Penerbanagan Nasional

Pada saat ini, penumpang pesawat udara di Indonesia dapat menikmati dua pelayanan yang berbeda sesuai keinginan dan kemampuan masing-masing, yaitu pelayanan penuh (full sevice) dan pelayanan tidak penuh (non full service) atau penerbangan murah, yang mengutamakan keselamatan penerbangan. Kedua konsep tersebut sangat berbeda, terutama terkait dalam pelayanan yang diterima dan harga tiket yang harus dibayar oleh pengguna jasa.

Dalam pengoperasian transportasi udara di Indonesia, kedua konsep tersebut terbentuk akibat persaingan antara sejumah maskapai penerbangan. Di Indonesia PT. Garuda Indonesia adalah satu-satunya maskapai penerbangan yang menyatakan melaksanakan penerbangan dengan konsep full sevice dan menggunakan satu jenis kelas penumpang dalam satu type pesawat yang sama. Strategi ini dilakukan dalam upaya menyediakan pelayanan yang lebih baik bagi konsumen yang memilih menggunakan penerbangan full service untuk memperoleh kenyamanan yang maksimal.

Untuk penerbangan non full service, di Indonesia dioperasikan oleh sejumlah maskapai penerbangan nasional, diantaranya adalah PT. Lion Air, PT. Merpati Nusantara, PT. Batavia, dan PT. Sriwijaya Air. Layanan non full service tercipta karena ada kebutuhan pasar, dimana terjadi kompromi agar pelanggan mendapatkan layanan produk dengan harga terjangkau namun memperoleh layanan yang tidak penuh.

Semua orang tentunya membutuhkan layanan yang tebaik, namun tidak semua orang mampu mendapatkan hal tersebut. Untuk sebagian besar masyarakat di Indonesia kebanyakan memilih menggunakan pesawat udara bertarif murah dengan pelayanan tidak penuh (non full service) namun ada sebagian masyarakat yang dapat menikmati pelayanan penuh (full service).

Pada prinsipnya, perbedaan layanan full sercive dan non full service hanya pada segi layanan yang tidak perlu dimana layanan tersebut dilakukan upaya efisiensi untuk menekan pengeluaran atau biaya penerbangan, namun pengguna jasa baik pada layanan full sevice maupun non full service, memiiki hak yang sama atas keamanan dan keselamatan penerbangan sebagai layanan yang penting.

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s