Perlukah Sekolah Pramugari ?


Ragam sekolah atau lembaga pendidikan non akademis semakin marak di lingkungan kita, salah satunya adalah sekolah Flight Attendant atau biasa dikenal dengan Awak Kabin.

 

Istilah Flight Attendant (FA), Awak Cabin, Stewardess bisa pria atau wanita namun istilah itu masih kalah populer dibandingkan dengan kata pramugari, oleh karenanya saya akan gunakan saja kata “Pramugari” walau maksudnya bisa pria atau wanita.

 

Flight Attendant

Flight Attendant

 

Kembali ke sekolah pramugari … sempat saya terheran-heran dan kagum melihat sekolah dengan jurusan khusus … Pramugari … bahkan beberapa teman di lingkungan pekerjaan saya beranggapan bahwa nantinya setelah lulus mereka akan langsung jadi pramugari … hmmmmm

 

Lingkungan kerja di airport adalah tujuan PKL yang sering disambangi siswa siswi dari berbagai macam jenis sekolah, salah satunya adalah sekolah pramugari, tentunya sebagai pengajar saya selalu ingin tahu lebih dalam mengenai materi yang mereka dapat di bangku sekolahnya.

 

Masa pendidikan yang mereka lalui beragam, ada yang 3 bulan, 4 bulan, bahkan sampai 8 bulan. Setelah melalui sebagian besar kurikulum yang ditetapkan mereka diwajibkan menjalani PKL (Praktek Kerja Lapangan) …. nahhhh ini yang mulai aneh…

 

Di sela-sela kegiatan PKL mereka banyak bertukar pendapat dengan saya tentang dunia pramugari,  banyak cerita terpapar dari siswa siswi PKL itu, juga harapan untuk menjadi pramugari. Salah satu cara yang mereka lakukan adalah Baca lebih lanjut

Soekarno-Hatta Need KRL (Finish)


name:

Leader: Hutomo Edo P. M (224110026)

Members: Satya Pandu  Wahidiat (224110202)

Muhammad Ropih (224110008)

Riezaldy Gees I. (22411020 8)

Class : S1 MTU A

Finish

conclusion

Citizen’s capital Jakarta is basically already at a critical stage of the development of this city. This is evidenced by their skepticism towards the realization of the government to build what they want. Actually they are very optimistic about what the government planned to build the city into better. Baca lebih lanjut

Soekarno-Hatta Need KRL (Part 4)


name:

Leader: Hutomo Edo P. M (224110026)

Members: Satya Pandu  Wahidiat (224110202)

Muhammad Ropih (224110008)

Riezaldy Gees I. (22411020 8)

Class : S1 MTU A

 

Part  IV

Analysis

Continuing from the previous part of the “Soekarno-Hatta took KRL”, so far we have reached the stage where we analyze the results of the survey data that we have made a few weeks ago with the total collected last until the paper was written amounted to 38 respondents Baca lebih lanjut

Soekarno-Hatta Need KRL (Part 3)


name:

Leader: Hutomo Edo P. M (224110026)

Members: Satya Pandu  Wahidiat (224110202)

Muhammad Ropih (224110008)

Riezaldy Gees I. (22411020 8)

Class : S1 MTU A

 

PART III

Extensive simple, we did begin to make the background of the topics we raise is “Soekarno Hatta took KRL”. We raised the topic seriously because we see less government role as executor of the project due to airport construction projects KRL Baca lebih lanjut

Soekarno-Hatta Need KRL (Part 2)


name:

Leader: Hutomo Edo P. M (224110026)

Members: Satya Pandu  Wahidiat (224110202)

Muhammad Ropih (224110008)

Riezaldy Gees I. (22411020 8)

Class : S1 MTU A

 

PART II

Electric Rail trains are modes of public transportation are the most effective, because basically the capacity provided to accommodate hundreds of passengers in a single transport to a destination. It also Railroads Rail Electric has lajurnya own so he canwalk freely without Baca lebih lanjut

Soekarno-Hatta Need KRL (Part 1)


name:

Leader: Hutomo Edo P. M (224110026)

Members: Satya Pandu  Wahidiat (224110202)

Muhammad Ropih (224110008)

Riezaldy Gees I. (22411020 8)

Class : S1 MTU A

PART I
Today, air transport is growing rapidly, it is proved to the type of aircraft are increasingly diverse and increasingly crowded flight schedules. Coupled with the existing regulations to make the flight more secure and comfortable. As a result, the number Baca lebih lanjut