PENERAPAN TRANSPORTASI KATAK SEBAGAI AKSES BANDARA ( Bagian 3 )


NAMA            : RIZKI NOVARIANI

NIM                 : 224109152

KELAS           : ZU09

 

BAB II

 

Narasumber : Indra Yuzal , SE, MM

Pekerjaan      : Dosen Manajemen Bandar Udara

Musibah itu kan sifatnya musiman tidak sehari-hari, kalau seandainya  kita buat infrastruktur  untuk  dermaga transportasi laut  yang menuju bandara dimungkinkan saja. Dengan adanya kali dadak yang bisa menuju ke laut., tapi untuk membangun infrastruktur tersebut memerlukan biaya besar. Jadi secara teoritis bisa namun secara praktis ekonomi mungkin biayanya cukup besar. Misalnya seperti kapal, dengan pembelian kapal tersebut, dengan kapasitas yang dimilkinya berapa ribu orang yang diangkut setiap, muat atau tidak dengan jalur yang dimilkinya yang berujung dengan efisiensi dan efektifnya alat transportasi tersebut. Lalu juga pembuatan dermaga, membutuhkan biaya yang besar pula, serta sarana-sarana penunjang lainnya seperti  kapal-kapalnya dan juga memikirkan untuk bagaimana operasionalnya, nanti siapa yang akan menjalankan alat transportasi tersebut.  Kita tahu bahwa orang lebih senang berjalan di darat sedangkan kalau di laut adanya rasa ketakutan tersebut. Kalau untuk membangun satu alternatif rasanya berat kalau hanya dilakukan pada musim banjir karena banyak factor lainnya yang lebih penting untuk di dahulukan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s