ANALISA DAMPAK KEBAKARAN HUTAN TERHADAP LALU LINTAS PENERBANGAN ( PART IV)


NAMA             : DEVY SULIANTI

KELAS             : ZU – 09

NIM                 : 224109184

BAB II

Kebakaran hutan merupakan salah satu bencana alam yang disengaja maupun tidak disengaja. Kebakaran hutan mengeluarkan dampak bagi dunia, masyarakat setempat, maupun dalam dunia transportasi. Dalam dunia transportasi seperti pada moda transpotasi udara, kebarakan hutan sangat mengganggu pengoperasian karena mengelurkan asap tebal yang akan mengganggu jarak pandang atau visibility dan akan mengakibatkan keterlambatan penerbangan.

Apabila pesawat tetap beroperasi dan melintasi area/kawasan kebakaran hutan, akan berdampak buruk untuk keselamatan. Pada jarak pandang nol untuk pesawat terbang dapat menjatuhkan pesawat dalam pengoperasiannya dan partikel-partikel asap yang masuk kedalam mesin pesawat dengan tidak adanya pelindung maka akan merusak mesin. Asap tebal memang akan berdampak buruk untuk mesin, tetapi debu vulkanik yang berdampak sangat besar merusak mesin. Karena partikel itu menutup lubang-lubang hawa pendingin halus dipermukaan baling-baling pesawat, yang pada akhirnya mengakibatkan kelebihan panas. Baling-baling akan terhenti setelah ekspansi  panas yang ditimbulkan partikel halus yang menutupi lubang hawa pendingin tersebut. Kondisi seperti ini akan merusak bagian dalam mesin.

Oleh sebab itu, banyak nya tingkat kecelakaan pesawat terbang dapat diakibatkan dari salah satu faktor seperti tetap beroperasinya pesawat dengan keadaan buruk seperti kebaran hutan. Tetapi sekarang, banyak perusahaan penerbangan modern dengan dilengkapi peralatan penerbangan yang membantu para pilot dalam mengemudikan pesawat dengan kondisi cuaca bagaimamanapun. Hal ini boleh dioperasikan apabila penerbangan masih dapat dikatakan safety, regulerty, comfortable, dan ekonomis. Apabila tidak safety atau tidak dari 4 hal tersebut, maka lalu lintas pesawat akan dihentikan. Karena safety, regulerty, comfortable, dan ekonomis merupakan pedoman yang dipegang teguh dalam dunia transportasi udara.

Kerugian tidak hanyak dirasakan bagi keterlambatan penumpang. Tetapi dapat merugikan perusahaan penerbangan itu sendiri. Delay nya pesawat, maka perusahaan maskapai penerbangan bertanggungjawab mengganti rugi penumpang dengan penggantian uang, atau penginapan penumpang yang ditanggung penuh, atau akomodasi lain yang diberikan oleh perusahaan kepada penumpang. Hal ini jelas akan merugikan perusahaan. Tetapi ini dilakukan agar penumpang tidak merasa kecewa dan tetap ingin menggunakan jasa transportasi udara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s