Optimalisasi Perencanaan Bandar Udara (bagian 4)


Nama : Azwarini Nashella

Nim     : 224109021

Kelas  : ZU MTU 09

Bab III

Menurut pendapat penulis, penulis setuju dengan pendapat atau konsep yang diberikan oleh narasumber. Agar dapat mengoptimalkan suatu perencanaan bandara, ada beberapa konsep atau cara yang diberikan narasumber kepada penulis. Penulis dalam hal ini akan membahas serta memberikan pendapatnya mengenai konsep-konsep tersebut. Ada lima konsep yang diberikan narasumber kepada penulis tentang bagaimana cara mengoptimalkan suatu perencanaan bandara.

Konsep pertama dengan cara perluasan terminal. Konsep pertama ini penulis setuju dengan narasumber, bahwa perluasan terminal dilakukan apabila permintaan penumpang naik. Menurut saya hal tersebut harus dilakukan,karena apabila perluasan terminal tidak dilakukan dalam keadaan jumlah penumpang naik,maka akan timbul ketidak lancaran didalam kegiatan suatu bandara serta akan terjadinya penumpukan penumpang di suatu terminal bandara. Namun hal tersebut tidaklah mudah, butuh anggaran yang besar dan proses yang lama untuk melakukan konsep pertama ini.

Konsep kedua ialah perluasan apron. Ya dalam konsep ini penulis  juga setuju dengan narasumber. Perluasan apron adalah satu cara bagaimana mengoptimalkan suatu perencanaan bandara. Seperti yang kita ketahui,saat ini transportasi udara adalah sarana transportasi yang paling banyak diminati oleh masyarakat. Karena selain aman ,transportasi udara juga paling cepat dibandingkan dengan transportasi lain. Hal tersebut mengakibatkan permintaan konsumen naik ,yang otomatis iuga akan menimbulkan permintaan terhadap pesawat terbang naik. Apabila permintaan konsumen terhadap jasa pesawat terbang naik, maka hal yang harus dilakukan adalah dengan cara perluasan apron tersebut. Perluasan apron dilakukan apabila suatu bandara tidak mampu lagi menampung pesawat-pesawat yang masuk kedalam suatu wilayah bandara.

Konsep ketiga adalah pembangunan atau penambahan runway. Penulis setuju dengan konsep ini. Sesuai dengan buku yang penulis baca yaitu “ MANAJEMEN PERENCANAAN BANDAR UDARA “ karya Dr.Hadi Suharno, S.E., M.M ,bahwa didalam menentukan suatu perencanaan bandara harus ditentukan terlebih dahulu berapa panjang runway yang akan dibuat,agar sesuai dengan ukuran pesawat yang akan lepas landas dan mendarat di bandara tersebut. Hal itu harus dilakukan agar tidak terjadi kesalahan antara panjang runway dengan panjang pesawat yang akan singgah ke bandara tersebut.

Konsep keempat yaitu dijadikan ruang tunggu seperti mall. Ini adalah salah satu trik atau cara pihak manajemen untuk meningkatkan jumlah penumpang. Namun dalam hal ini penulis tidak setuju apabila ruang tunggu yang dijadikan layaknya sebuah mall. Penulis lebih setuju apabila terminal yang dijadikan tak ubahnya seperti mall. Mengapa? karena jika terminal dibangun seperti mall,maka hal tersebut akan menarik perhatian konsumen baik konsumen yang menggunakan jasa penerbangan,ataupun konsumen yang hanya mengantarkan sanak keluarganya ke bandara. Diharapkan dengan  pembangunan terminal seperti mall ini,jumlah penumpang akan naik.

Konsep terakhir adalah dengan menambahkan transportasi kereta api menuju bandara. konsep terakhir ini merupakan salah satu cara bagaimana mengoptimalkan suatu perencanaan bandara. Kereta api akan menjadi transportasi alternatif kedua setelah bus Damri. Penulis setuju dengan konsep penambahan kereta api ini,agar para penumpang yang ingin ke bandara tidak harus menunggu bus yang akan mengantarkan mereka,namun mereka juga dapat menggunakan sarana transportasi kereta api yang dapat mengantarkan mereka ketempat bandara yang akan dituju.

Jadi ada lima konsep cara bagaimana mengoptimalisasikan perencanaan bandara berdasarkan fasilitas pokok , fasilitas penunjang dan pelayanan yang ada demi terciptanya pelayanan yang memuaskan untuk para penumpang dan memperlancar kegiatan yang ada di dalam suatu Bandar Udara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s