Optimalisasi Perencanaan Bandar Udara (bagian 5)


Nama : Azwarini Nashella

Nim     : 224109021

Kelas  : ZU MTU 09

Bab IV

Penerapan lima konsep pengoptimalisasian perencanaan bandara

4.1. Kesimpulan

Optimalisasi Bandar Udara adalah bagaimana cara manajemen mengoptimalkan segala usahanya demi terciptanya pengoptimalisasian kegiatan di suatu Bandar Udara. Perencanaan Bandar Udara harus ditata secara terpadu guna mewujudkan penyelenggaraan operasi penerbangan yang handal dan berkemampuan tinggi serta memenuhi standar International CivilAviation Organization (ICAO) dan harus memperhatikan dampak lingkungan yang akan terjadi.

Ada lima konsep yang diberikan narasumber kepada penulis tentang bagaimana cara mengoptimalkan suatu perencanaan bandara. Konsep pertama adalah dengan cara perluasan terminal. Cara ini dilakukan apabila permintaaan penumpang di suatu bandar udara naik. Namun dibutuhkan budget  besar dan proses yang lama untuk melakukan konsep pertama ini. Konsep kedua yaitu perluasan apron. Hal ini dilakukan apabila suatu bandara tidak mampu lagi menampung pesawat yang akan masuk kedalam suatu wilayah bandara. Konsep ketiga adalah dengan cara penambahan runway. Hal yang pertama yang dilakukan apabila ingin membangun suatu bandara adalah dengan mengukur besar dan panjang dari runway yang akan kita buat. Pembangunan runway ini dilakukan agar sesuai dengan besarnya ukuran suatu pesawat terbang yang akan take-off dan landing di suatu bandara tersebut. Konsep keempat ialah dengan dijadikannya ruang tunggu seperti mall. Ini adalah suatu cara atau trik yang dibuat oleh pihak manajemen untuk meningkatkan jumlah penumpang di suatu bandara. Jadi para penumpang bukan hanya untuk keperluan penerbangan saja datang ke bandara,namun  untuk berbelana juga bisa. Konsep terakhir adalah konsep penambahan moda transportasi menuju bandara.Kereta Api menjadi moda transportasi alternative kedua setelah bus damri. Jadi para penumpang tidak hanya menunggu bus damri saja untuk membawa mereka menuju bandara, namun para penumpang bisa menggunakan jasa transportasi kereta api untuk mengangkut mereka menuju bandara.

Kesimpulannya : Setelah dianalisa, lima konsep yang berdasarkan fasilitas pokok , fasilitas penunjang dan pelayanan tersebut bisa jadikan cara bagaimana pihak manajemen suatu bandara untuk mengoptimalisasikan bandara agar terciptanya kelancaran kegiatan di suatu bandar udara dan demi terciptanya pelayanan yang memuaskan bagi para penumpang di suatu bandara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s