PENERAPAN STRATEGI BUDAYA PADA PENUMPANG INTERNASIONAL GUNA MENINGKATKAN KEPUASAN PELANGGAN (bagian 5)


Nama : Irelda Verazty

NIM     : 224109031

ZU’09

 

BAB IV

PENERAPAN STRATEGI BUDAYA PADA PENUMPANG INTERNASIONAL GUNA MENINGKATKAN KEPUASAN PELANGGAN

4.1 KESIMPULAN

Tingginya tingkat persaingan antar maskapai terutama maskapai domestik dengan maskapai asing, menuntut pihak maskapai untuk melakukan inovasi dan merancang strategi untuk dapat bersaing.Persaingan tersebut dapat meliputi pelayanan dalam segi peningkatan jasa, peningkatan fasilitas, range harga, dan lain sebagainya.Pihak maskapai berlomba – lomba untuk menjadi maskapai terbaik dan mencari pangsa pasar seluas – luasnya, tidak hanya untuk mendapatkan keuntungan semata, tetapi juga untuk mendapatkan loyalitas customer, dan membuat strategi agar customer lebih memilih maskapai ini dibandingkan dengan maskapai lain.Oleh karena itu diperlukan strategi untuk dapat bersaing.

Perusahaan penerbangan merupakan perusahaan jasa yang berkaitan langsung dengan customer, untuk itu pihak perusahaan harus memiliki strategi yang dapat menghasilkan kepuasan langsung terhadapat konsumen.Dalam beberapa hal, konsumen hanya di libatkan sebagai penumpang yang sekedar melakukan perjalanan untuk mencapai tujuan tertentu.Dalam perjalanan yang cukup jauh, penumpang internasional pada saat in flight mungkin merasakan kejenuhan dan lebih memilih untuk beristirahat dengan tidur, atau menggunakan fasilitas in flight entertainment beberapa waktu.

Untuk itu dalam hal ini, strategi di fokuskan dalam meningkatkan kepuasan konsumen, hal yang selama ini telah di lakukan oleh pihak maskapai yaitu seperti menambah armada, meningkatkan pelayanan dengan memberikan kecanggihan dari in flight entertainment selama penerbangan, keramahan dari cabin crew, itu semua merupakan strategi meningkatkan kepuasan konsumen melalui peningkatan pelayanan dan fasilitas.Semua pelayanan dan fasilitas tersebut hanya dapat dirasakan saat penerbangan saja, setelah itu kosumen tidak merasakan sesuatu yang berbeda yang membuat suatu kesenangan telah menggunakan maskapai tersebut.

Oleh karena itu, pihak maskapai dapat menggunakan strategi dengan cara memberikan suatu rasa kesenangan bagi customer dengan memberikan sesuatu yang berkesan, sederhana tetapi tetap dapat membuat customer berkesan dengan menaiki maskapai tersebut, yaitu dengan memberikan cindera mata atau souvenir secara cuma – Cuma .Pemberian souvenir ini dapat dilakukan pada penumpang internasional, yang pada tujuan penerbangannya adalah melakukan perjalanan dan pariwisata, dan pada akhir perjalanannya dipastikan akan berburu oleh – oleh atau souvenir khas dari Negara yang dikunjungi.Oleh karena itu pemberian souvenir tersebut  merupakan strategi budaya yang di terapkan pada penumpang internasional.Souvenir tersebut dapat di desain dengan semenarik mungkin dengan bertema budaya khas Indonesia tetapi tetap memasukkan logo khas maskapai.

Penerapan strategi semacam ini tentu saja memerlukan biaya, tidak hanya dalam penerapa ini saja yang mengeluarkan biaya tetapi dalam penerapan semua strategi baru tentu saja akan memerlukan biaya.Untuk itu pihak maskapai dapat melakukan pembatasan frekuensi pemberian souvenir, seperti pada week end saja ( sabtu dan minggu).Dengan ada nya penerapan strategi ini maka maskapai dapat mencapai tujuan utama yaitu meningkatkan kepuasan konsumen serta memperluas pangsa pasar yang akan berdampak langsung dengan kenaikan pendapatan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s