Peningkatan Keakuratan Kinerja ATC dalam Menganalisis Kecelakaan Pesawat Udara (Part 5)


Nama             : Mutiara Dwi Novira

NIM                 : 224109202

Kelas             : ZU ‘09

 

BAB IV

Perlunya Perangkat Pendukung dalam Peningkatan Keakuratan dan Keefektifan Kinerja ATC

 

4.1 Kesimpulan

Peran serta ATC sangatlah penting dalam dunia penerbangan, karena hampir seluruh operasi penerbangan bergantung kepada ATC. ATC memiliki tugas yang paling penting dalam mengatur lalu lintas udara. Dengan adanya ATC maka lalu lintas udara seharusnya dapat dikatakan zero accident, tetapi kenyataannya masih banyak kecelakaan yang dialami di dunia penerbangan. ATC sangat bertanggung jawab dalam dunia penerbangan, karena ATC berfungsi dalam mencegah tabrakan antar pesawat, mempercepat dan mempertahankan pergerakan lalu lintas udara, memberikan sarana dan informasi yang berguna untuk keselamatan dan efisiensi pengaturan lalu lintas udara, memberitahukan kepada organisasi yang berwenang dalam pencarian pesawat yang memerlukan pencarian dan pertolongan sesuai dengan organisasi yang dipersyaratkan, dan lainnya. Biasanya ATC beroperasi disebuah menara (tower) agar dapat melihat dengan jelas keadaan landasan pacu (runway).

            Disini dapat disimpulkan ATC memegang kendali penuh dalam mengatur lalu lintas udara, tetapi kecelakaan yang terjadi tidaklah semuanya disebabkan oleh kesalahan ATC, sebab beberapa kecelakaan itu dapat disebabkan juga oleh pilot yang mengalami miss communication, manajemen maskapai yang tidak menjaga kualitas pesawatnya, peralatan yang kurang canggih, dan lain-lain.

            Dalam ATC, ada perangkat pendukung yang sangat penting dan harus digunakan yang disebut dengan database ATC. Database ini merupakan alat penting untuk memilih ukuran kinerja yang tepat dan dimaksudkan untuk memudahkan pengukuran dampak konsep baru pada kinerja kontroler. Model database ini menggambarkan bagaimana kemampuan kontroler untuk beradaptasi dengan perubahan dalam lingkungan ATC secara efektif dan dinamis.  Kontroler harus memiliki kemampuan untuk mengalokasikan sumber daya untuk menyesuaikan tuntutan dalam mengubah sistem tanpa mengorbankan keselamatan atau efektivitasnya. Dampak efektivitas sistem pada operasi penerbangan yang signifikan itu meliputi dalam hal keamanan, penundaan penerbangan, dan penggunaan bahan bakar berlebih. Namun disini peran serta manusia sebagai pengendali database tersebut sangatlah penting. Dari sudut pandang faktor manusia, sebuah pertanyaan penting untuk dipertimbangkan adalah bagaimana database ini berkaitan dengan tujuan membangun hubungan antara kinerja pengontrol dan efektivitas sistem.

Dengan ini dapat disimpulkan bahwa seharusnya ATC ditingkatkan keakuratan kinerjanya melalui alat database yang sudah dijelaskan diatas bukan hanya saat pesawat lepas landas, mendarat, namun juga saat pesawat itu sedang dalam kedaan terbang.  Mungkin juga kinerja ATC dapat ditingkatkan dengan menambah tugas dalam bagian mengontrol pesawat yang digunakan, sehingga keteledoran dari pihak ATC ataupun dari pihak maskapai penerbangan itu sendiri dapat diminimalisir.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s