Peranan Hak Cabotage Bagi Perusahaan Penerbangan Dalam Negeri Didalam Kebijakan ASEAN OPEN SKY 2015 ( Part VI )


Nama : Fitrio Apriliando

Nim     : 2241.09.018

Kelas : ZU – 09

 

BAB IV

Meliberalisasi Sultan Iskandar Muda, B. Aceh; Soekarno Hatta, Cengkareng dan Selaparang, Lombok untuk ASEAN OPEN SKY 2015

4.2 Saran

Solusi dalam kebijakan ASEAN OPEN SKY 2015, sesuai dengan asas cabotage yang memberikan hak prerogatif atau hak khusus untuk mengatur dan menutup bandar udara dari kepentingan negara lain, maka Indonesia dapat tidak meliberalisasi bandar udara Internasional Polonia, Medan; Juanda, Surabaya; Ngurah Rai, Denpasar dan Sultah Hassanudin, Makassar dalam ASEAN OPEN SKY 2015 dan meliberalisasi bandar udara Internasional yang baru diperbaharui saat ini seperti Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh dan Selaparang, lombok ditambah dengan Soekarno Hatta, Cengkareng untuk meningkatkan potensi pariwisata di Indonesia dalam program visit Indonesia. Hal tersebut dapat memberikan keuntungan kepada Indonesia dalam sektor perekonomian dan pariwisata khususnya bagi daerah itu sendiri. Kurang populernya dan kurangnya minat para wisatawan asing berkunjung kedaerah tersebut menjadikan salah satu alasan meliberalisasi 2 bandara tersebut selain Soekarno Hatta, Cengkareng.

Dengan adanya sosialisasi mengenai pariwisata di daerah tersebut di tambah dengan adanya akomodasi untuk mencapai tempat tersebut maka bukan tidak mungkin adanya pendatang “ wisatawan asing dan lokal “ ke daerah tersebut dan akan menciptakan sebuah peluang usaha bagi masyarakatnya, sehingga akan berpotensi pada meningkatnya perekonomian masyarakatnya dan akan berujung pada perkembangan daerah tersebut. Namun untuk merealisasikannya, pemerintah pun harus melakukan sosialisasi dengan membuat iklan tentang potensi pariwisata yang berada di sana melalui iklan media elektronik hingga papan reklame di tempat-tempat strategis atau bahkan menggunakan badan pesawat sebagai media iklan untuk daerah tersebut. Hal tersebut sangatlah lazim, karna tujuan dari sebuah iklan tersebut adalah penyampaian sebuah informasi-informasi positif mengenai pariwisata di Indonesia khususnya untuk daerah Banda Aceh dan Lombok dapat di ketahui oleh masyarakat luas bukan hanya di Indonesia tetapi hingga mancanegara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s