OPTIMALISASI PARIWISATA KULINER DALAM IN FLIGHT SERVICES (Part 6)


Nama : Dea Rivai P

Nim     : 2241 09 324

Kelas  : ZU 09

Bab IV

4.2       Saran

Dari semua tulisan saya beserta kesimpulannya, jelas belum lengkap bila belum diberikan saran penulis.

Saya pribadi awalnya tertarik dengan tema ini. Didukung dengan sejumlah data yang bisa dibilang valid yang telah saya kumpulkan dan saya susun menjadi tulisan, membuat saya makin yakin bahwa tidak ada ruginya bila mencoba strategi ini. Di awal tulisan saya memuat bahwa adanya kemungkinan untuk memasukkan Soto Betawi dalam menu makanan catering pesawat. Tapi memang makanan berat tidaklah mudah untuk langsung dikenalkan kepada para passanger. Belum lagi dengan biaya training untuk para juru masak yang tidak sedikit, membuat strategi makanan khas yang bertipe makanan berat seperti ini sudah saya eliminasi.

Bagaimana dengan makanan khas tapi yang ringan ringan? Seperti kue kering khas masing masing daerah dan sebagainya? Tentu bisa kawanku.

Didukung 2 kalimat yang dilontarkan oleh 2 dosen pembimbing saya yang saya kutip disini:

“ Kamu boleh pintar. Tapi kalau orang orang gak tau, apa gunanya?”

Dan

“Menjadi pelopor tentu bukan hal yang mudah, tapi bukan pula hal yang mustahil”

2 kalimat itu cukup meyakinkan saya, untuk meramu saran yang akan saya tulis ini.

Inti dari tulisan saya kali ini adalah, Indonesia harus menerapkan prinsip itu. Indonesia adalah negara yang kaya. Disini kita bicara dalam segi kuliner nya.

Tapi kalau negara negara tetangga tidak tau, atau malah hanya mengenal kekurangan kekurangan dari Indonesia, sama saja bohong. Lebih sedih lagi jika orang asli Indonesia sendiri tidak mengenal dengan pasti budayanya. Apa kata dunia?

Maka saran yang bisa saya sampaikan untuk para airlines adalah coba untuk memaksimalkan hal sekecil apapun untuk promosi segala hal tentang budaya Indonesia, agar makin dikenal customer, dan makin pula disayang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s