Penerapan Ruangan Unit Gawat Darurat dan Medical Link pada saat Inflight untuk Penerbangan diatas 4 Jam. (bagian 6)


NAMA       : Andita Pratiwi

NIM            : 224109118

Kelas                    : ZU09

 

BAB IV

Penerapan konsep Flying Hospital pada pesawat komersial.

4.2 Saran

Setelah melalui beberapa tahap penulisan dan sesuai dari data yang diperoleh dari berbagai sumber maka saya ingin memberikan saran bagi penerepan ini. Tujuan dari saran ini adalah untuk membantu pengembangan produk dari suatu airlines dan tidak bermaksud untuk menyinggung pihak manapun yang merasa terkait.

Menurut saya konsep flying hospital ini sebenarnya sangat bagus untuk dilakukan tapi mengingat besarnya biaya yang akan dikeluarkan oleh airlines maka kemungkinan penerapan ini sulit dilakukan. Tapi bukannya tidak mungkin juga penerapan dilakukan karena dilaut sekarang sudah ada rumah sakit terapung atau flying hospital. Selain membutuhkan biaya sangat besar entah itu dari pengadaan alat dan perawatan alat penerapan ini juga membutuhkan tenaga ahli yang bisa mengoperasikan medical link dan alat-alat diruang UGD tersebut. Maka hal-hal yang harus sangat diperhatikan apabila penerapan ini jadi dilakukan adalah :

  • Tenaga ahli yang sudah terarampil dan ahli dalam mengoperasikan peralatan yang tersedia.
  • Jenis pesawat yang digunakan adalah pesawat wide body agar tidak mengganggu kuatitas penumpang dan volume penjualan airlines.
  • Cost dan benefit analysis.
  • Balai latihan dan training intensif tentang pengoperasian alat.
  • Kegiatan promosi yang baik sehingga menjadi daya jual tinggi bagi perusahaan dan airlines lain.

Beberapa hal penting diatas akan sangat mempengaruhi penerapan ini baik dari segi pengoperasian maupun penjualan jasa flying hospital tersebut. Maka dari itu sebaiknya hal-hal diatas harus dilakukan secara optimal oleh airlines yang akan menggunakan penerapan ini. Dan mengingat banyaknya naka-anak maupun lansia yang menggunakan pesawat terbang maka penerapan ini akan sangat berguna bagi airlines.

Sekian tulisan yang berjudul “penerapan Ruang UGD dan medical link pada saat inflight untuk penerbangan diatas 4 jam” ini dalam rangka menyelesaikan dan memenuhi tugas mandiri Groun Handling semoga bermanfaat bagi yang membaca dan dapat dijadikan acuan dan referensi bagi pembaca. Dan kurang lebihnya dalam penulisan ini mohon dimaafkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s