Peningkatan Keakuratan Kinerja ATC dalam Menganalisis Kecelakaan Pesawat Udara (Part 6)


Nama             : Mutiara Dwi Novira

NIM                 : 224109202

Kelas             : ZU ‘09

 

BAB IV

Perlunya Perangkat Pendukung dalam Peningkatan Keakuratan dan Keefektifan Kinerja ATC

 

4.2 Saran

Seperti yang sudah dijelaskan dalam kesimpulan diatas, bahwa salah satu cara untuk memilih ukuran kinerja yang tepat untuk memudahkan pengukuran dampak konsep baru pada kinerja kontroler adalah dengan adanya perangkat pendukung yang disebut database ATC. Perangkat pendukung lainnya mungkin juga harus dikembangkan lagi untuk memudahkan petugas ATC dalam mengontrol pesawat udara.

Saran lain dari penulis yang mungkin dapat dilakukan untuk mengurangi kecelakaan pesawat udara ialah :

  • Meningkatkan kapasitas sistem pemandu lalu lintas udara. Salah satunya adalah dengan melakukan pemasangan peralatan radar, sehingga dalam pelayanan lalu lintas udara menggunakan prosedur radar.
  • Perlunya peningkatan keakuratan kerja petugas ATC sebelum bekerja agar tidak terjadi kelalaian ataupun miss communication terhadap pilot. Mungkin petugas ATC harus lebih jeli dalam hal pembuktian siapa yang bertanggung jawab atas kecelakaan pesawat yang terjadi, apakah benar dari pihak maskapai itu sendiri, atau dari pihak petugas ATCnya, atau mungkin dari pilot yang lalai. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan efek jera kepada pihak- pihak yang telah lalai sehingga dapat mengurangi jumlah kecelakaan pesawat yang terjadi. Apabila petugas ATC melakukan kelalaian dalam pekerjaannya, maka petugas tersebut haruslah bertanggung jawab atas kelalaiannya.
  • Menambah lagi fasilitas navigasi udara untuk penyebaran informasi cuaca, untuk pengiriman sinyal, untuk radio penentu arah, atau radio pada komunikasi bukan elektris, dan setiap struktur atau mekanisme lain yang mempunyai peran sejenis sebagai petunjuk atau pemanduan bagi penerbangan di udara, atau bagi pesawat udara yang sedang mendarat atau lepas landas. Ini merupakan hal yang sangat penting bagi ATC untuk diinformasikan terhadap pilot.
  • Adanya komunikasi dinas tetap penerbangan (AFS) dengan tempat-tempat tertentu untuk keselamatan navigasi udara dan untuk terselenggaranya operasi penerbangan secara teratur efisien dan ekonomis.
  • Dan mungkin hal yang terpenting lainnya menurut saya, jaga terus komunikasi dengan pihak- pihak yang terkait seperti badan meteorologi untuk mengetahui jikalau ada perubahan cuaca. Bilamana terjadi suatu gangguan koordinasi, hal itu harus cepat dikoordinasikan atau disampaikan kepada unit PLLU yang berkepentingan (berdekatan). Cek perlengkapan di ruang ATC atau pesawat jikalau ada yang rusak yang menyebabkan kecelakaan pesawat karena hilangnya komunikasi dengan pihak ATC.
Iklan

One thought on “Peningkatan Keakuratan Kinerja ATC dalam Menganalisis Kecelakaan Pesawat Udara (Part 6)

  1. SURAT PERJANJIAN PEMBORONG ( SPP ) Pengadaan Dan Pemasangan VHF Secondary APP Badar Udara Polonia Medan NOMOR : PJJ.04.04.01/05/07/2011/158 Tanggal 20 Juli 2011 s/d 16 Desember 2011.
    Berita Acara Serah Terima Barang Nomor : 035/PT-AS/XII/2011 Tanggal 16 Desember 2011
    selesai dilaksanakan Oleh :
    Nama Perusahaan : PT.ASRIJES
    Direktur Pelaksanaan : Dicky S.Sos
    Alamat : SEI MUSI Nomor : 1 Medan Sumatera Utara – Indonesia
    Handphone :+628566163964
    Email : dickyanugerah@yahoo.co.id

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s