Penambahan In-Flight Entertainment ? Kenapa Tidak?!


Nama Anggota :

Dea Rivai Putra sebagai Ketua kelompok     2241 09 324 

Ummi Ade Rocheni   2241 09 265

Annisa Nindya Kusuma    2241 09 343

Irelda Verazty   2241 09 031

Kelas : ZU09

Survey yang kelompok kami akan ambil adalah Penambahan In-Flight Entertainment di semua maskapai penerbangan Indonesia. Penerbangan domestik khususnya. Survey kami diambil berdasarkan pengalaman kami ketika menggunakan jasa Airlines untuk berlibur. Ketika berada dalam pesawat, para Cabin Crew menyuruh untuk mematikan handphone selama penerbangan. Kalau sedang travel bersama dengan teman atau keluarga tentu masih bisa ngobrol untuk menghilangkan kebosanan menunggu pesawat sampai di destinasi. Tapi bagaimana dengan mereka yang travel sendirian? Menegur orang asing disamping anda bisa berakibat fatal sodara sodara.

Oke bagi mereka yang punya iPod atau music player lainnya tentu ini bukan masalah. Tapi bagaimana dengan mereka yang menggantungkan hidup dan matinya pada sebuah alat komunikasi berupa handphone? Music K-POP semua ada di handphone. Game Angry Birds juga ada di handphone. Foto imut kekasihnya dan sang mantan juga ada di handphone. Tentu sangat membosankan sekali bukan? Sungguh. Mematikan handphone bukanlah sesuatu yang ingin mereka lakukan.

Tapi bagaimanapun juga, itu adalah Regulation yang harus dipatuhi.

In-Flight Entertaiment yang diberikan Airlines swasta hanya berupa Majalah kepada penumpang selama penerbangan. Majalah yang kebanyakan isinya hanya tentang “Kenarsisan” airline tersebut.  Mungkin penumpang yang berada pada Window Seat dapat melihat keluar jendela untuk menghilangkan rasa jenuh, tetapi bagaimana dengan penumpang yang mendapatkan tempat duduk ditengah dan aisle seat? Option terakhir hanyalah duduk manis dan diam atau tidur menunggu pesawat sampai tujuan. Apalagi untuk penumpang yang berpergian jauh dengan menggunakan Airlines diatas 2 jam. Wacana kami mengenai penambahan In-Flight Entertaiment bertujuan untuk mengurangi rasa jenuh penumpang selama penerbangan, (semoga) memberikan terobosan baru bagi Airlines swasta Indonesia. In-Flight entertainment yang kami usulkan berupa penambahan musik, film ataupun layanan wi-fi.

Responden kami mencakup semua pengguna jasa Airlines domestik. Semua usia, namun difokuskan pada responden yang masih berusia sering galau (antara 12-24th). Pembagian tugas dalam kelompok kami Dea Rivai Putra sebagai Ketua kelompok, Ummi Ade Rocheni, Annisa Nindya Kusuma, dan Irelda Verazty sebagai anggota kelompok. Kami akan bekerja sama dalam tugas ini, sehingga pembagian tugas akan dibagi sesuai dengan porsinya. Tidak ada penetapan tugas pada masing-masing individu, karena seiring berjalannya waktu dan progres dalam tugas ini pembagian tugas akan bergilir, sehingga Si A tidak selalu memiliki tugas A. Namun setiap minggunya ada laporan atas pembagian tugas. Hal ini diharapkan agar masing-masing anggota dan ketua mengerti serta memahami seluruh kegiatan yang dikerjakan dalam menyelesaikan tugas GH II ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s