Bagaimana menjaga safety pesawat dengan tidak dibatasinya utilisasi per hari ?


Bagaimana menjaga safety pesawat dengan tidak dibatasinya utilisasi per hari ?

NAMA        : WISNU HANDOYO

NIM            : 224107257

KELAS       : C

TUGAS KE : 2

 

Di dalam bisnis airline, perhitungan grounding ini sangat penting, mengingat bahwa selama grounding artinya pesawat tidak bisa mencari uang. Dengan mengetahui jumlah ground time bisa ditentukan utilisasi per hari. Pada dasarnya pabrik pesawat tidak membatasi jumlah jam terbang per hari. Tetapi untuk alasan2 tertentu biasanya airline menetapkan batas utilisasi per hari pesawat, misalnya 14 jam terbang per hari, dll.

 

Ada beberapa pengertian grounding dalam operasi pesawat :

 

1. Grounded atau aircraft on ground, pesawat tidak boleh terbang karena alasan kelaikan udara, jadi pesawat tidak laik terbang, bisa disebabkan kerusakan teknis, bisa juga karena sertifikat yang habis masa berlakunya. Lamanya tergantung pemenuhan kebutuhan tersebut (spare part, atau dokumen pesawat) sampai ada barang yang dibutuhkan diperoleh, kemudian pesawat direlease.

 

2. Preventive Grounding, pesawat tidak boleh terbang selama masa investigasi berlangsung, biasanya karena pesawat baru saja mengalami insiden atau kecelakaan. Lamanya tergantung team investigator, bisa satu hari, seminggu, dst.

3. Ground time, pesawat berada di darat selama transit, untuk selanjutnya terbang kembali sesuai rencana. Pada saat ground time selama transit banyak hal bisa dilakukan, misalnya pengisian bahan bakar, menaikkan catering, cargo, bagasi, dll, cleaning, termasuk juga proses boarding, menaikkan penumpang. Lamanya ground time transit tergantung perusahaan penerbangan, ada yang 20 menit, 30 menit, atau satu jam, dst.

 

4. Standby, pesawat dalam keadaan laik terbang, tetapi karena alasan komersial, pesawat tidak dioperasikan. Pesawat standby bisa digunakan kapan saja selama dibutuhkan, tetapi penyiapannya tetap harus melalui proses preflight check. Lamanya standby tergantung airline, mau lama bisa, sebentar juga bisa.

 

5. Remain over night (RON), pesawat menginap atau melewatkan malam di suatu tempat dan tidak melakukan penerbangan. pesawat baru terbang kembali setelah pagi hari sesuai rencana (jadwal).

 

Pabrik dan operator (airline) telah menetapkan interval pengecekan teknis pesawat, misalnya preflight check, transit check, secara periodik interval A check (daily inspection), B check (weekly atau biweekly), C check (250 jam terbang) dan D check atau overhaul.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s