Pilot Narkoba Belum Ganggu Industri Penerbangan


Amalia Kusumadewi

224109122

Tugas II Ground Handling kelas C

Pilot Narkoba Belum Ganggu Industri Penerbangan

Tertangkapnya pilot Lion Air karena menggunakan narkoba belum mengganggu industri penerbangan. “Sementara belum, belum terlalu parah,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Herry Bhakti S. Gumay, ditemui usai Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba pada Transportasi Udara, di Kantor Kemenhub, Jakarta, jumat (10/2).

Saya amat sangat tidak setuju dengan artikel di atas walaupun belum terlalu parah akan tetapi dengan adanya kejadian ini sudah menambah daftar keburukan sistem perekrutan, pengawasan sampai dengan pembinaan sumber daya manusia dari perusahaan penerbangan di Indonesia.

Dalam pengaruh narkoba seseorang bisa melakukan sesuatu di luar kendalinya seperti tragedi di Tugu Tani, bagaimana dengan pilot pesawat terbang yang biasanya mengangkut ratusan orang dalam sekali penerbangan. Hal ini membuktikan bahwa resiko penggunaan narkoba untuk pilot jauh lebih berbahaya dan beresiko lebih tinggi dibandingkan dengan profesi lain.

Apalagi ada fakta yang menyatakan bahwa pilot yang tertangkap telah menggunakan narkoba selama dua tahun. Hal ini menunjukkan kelonggaran dari pihak maskapai, disadari atau tidak, kelonggaran ini bisa berakibat fatal. Dapat dilihat dari budaya atau kebiasaan meniru masyarakat di Indonesia, apabila masalah ini tidak di tindak lanjuti secepatnya akan ada pilot pilot lain yang bermasalah dengan narkoba

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s