“SURVEY RELOKASI DAN RENOVASI LAHAN PARKIR INAP DI BANDARA SOEKARNO-HATTA” (PART IV)


Kelompok 9

Diarsysri Rainy Akbar Tawakal     (224109207-KETUA)

Devy Sulianty                                        (224109184)

Trias Anggraeni                                    (224109156)

Vina Yunitasari W.H                          (224109314)

Kelas                                                          : ZU 09

LANDASAN TEORI

  1. 1.    Pengertian Parkir

Menurut keputusan Menteri Perhubungan No:66 tahun 1993 Tentang Fasilitas Parkir untuk Umum dan Keputusan Dirjen Perhubungan Darat Nomor: 272/HK.105/DRJD/1996 Tentang Pedoman Teknis Penyelenggaraan Fasilitas Parkir disebut bahwa parkir adalah keadaan tidak bergerak suatu kendaraan yang tidak bersifat sementara waktu.

Dijelaskan dalam buku peraturan lalu lintas (1997) pengertian parkir yaitu tempat pemberhentian kendaraan dalam jangka waktu yang lama atau sebentar tergantung kendaraan atau kebutuhan.

Dari kedua definisi diatas, kami dapat menyimpulkan bahwa parkir adalah tempat untuk melakukan pemberhentian kendaraan dengan jangka waktu yang disesuaikan dengan kebutuhannya.

  1. 2.    Pengertian Satuan Ruang Parkir

Menurut sosbud.kompasiana.com/2010/04/02/parkir Satuan Ruang Parkir (SRP) adalah tempat parkir untuk satu kendaraan.

Menurut keputusan Menteri Perhubungan No:66 tahun 1993 Tentang Fasilitas Parkir untuk Umum dan Keputusan Dirjen Perhubungan Darat Nomor: 272/HK.105/DRJD/1996 Tentang Pedoman Teknis Penyelenggaraan Fasilitas Parkir bahwa Satuan Ruang Parkir (SRP) adalah ukuran luas efektif untuk meletakkan kendaraan (mobil penumpang, bus/truk, atau sepeda motor), termasuk ruang bebas dan lebar buka pintu.

Berdasarkan definisi diatas, kami dapat menyimpulkan bahwa Satuan Ruang Parkir (SRP) adalah ruang untuk memarkirkan satu kendaraan yang luas ukurannya sesuai dengan standar untuk meletakkan kendaraan.

  1. 3.    Penetapan Lokasi Fasilitas Parkir

Menurut keputusan Menteri Perhubungan No:66 tahun 1993 Tentang Fasilitas Parkir untuk Umum dan Keputusan Dirjen Perhubungan Darat Nomor: 272/HK.105/DRJD/1996 Tentang Pedoman Teknis Penyelenggaraan Fasilitas Parkir penetapan lokasi fasilitas parkir umum dilakukan oleh menteri. Penetapan lokasi dan pembangunan fasilitas parkir untuk umum, dilakukan dengan memperhatikan:

  1. Rencana umum tat ruang daerah
  2. Keselamatan dan kelancaran lalu lintas
  3. Kelestarian lingkungan
  4. Kemudahan bagi pengguna jasa

Laporan Hasil Survey Sementara

Pada minggu ini kelompok kami yaitu kelompok 9, membuat landasan teori mengenai “Survey Relokasi dan Renovasi Lahan Parkir Inap Di Bandara Soekarno-Hatta”. Selain itu kami juga terus melakukan kegiatan penyebaran kuisioner survey kami seperti minggu lalu melalui broadcast blackberry messenger, yahoo messenger, dan jejaring social seperti facebook dan twitter dari masing-masing anggota kelompok kami. Hasil survey sementara sampai hari jum’at tanggal 6 April 2012 jam 17.00 WIB responden kami sebanyak 175 orang. Kesimpulan sementara dari para responden kami tersebut adalah para responden sangat setuju dengan adanya relokasi dan renovasi lahan parkir inap yang ada.

Pembagian tugas minggu ini:

–       Diarsysri Rainy Akbar Tawakal     : mencari referensi

–       Devy Sulianty                                   : menyusun laporan kegiatan

–       Trias Anggraeni                               : menyusun laporan kegiatan

–       Vina Yunitasari W.H                                   : mencari referensi

 

One thought on ““SURVEY RELOKASI DAN RENOVASI LAHAN PARKIR INAP DI BANDARA SOEKARNO-HATTA” (PART IV)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s