Landasan Teori LCC


LOW COST CARRIER

 

ANGGOTA KELOMPOK     :

  1. RARA RESTI REGATA 2431.11.014 (KETUA)
  2. Hervika Okky Caroline 2431.11.025
  3. Intan Hayati 2431.11.026
  4. Trounne Vionadea 2431.11.027

Biaya adalah sebagai dasar Penentuan Tarif Jasa angkutan/transportasi. Tingkat tarif transportasi didasrkan pada biaya pelayananyang terdiri dari biaya langsung (Direct cost) dan biaya tidak langsung (indirect cost). Oleh karena itu, biaya pelayanan ( cost of service ) sebagai basis/dasar dan fundamental untuk struktur penarifan.  (“Manajemen Transportasi” karangan Drs. H. A. Abbas Salim.Hal.43 tentang biaya,tarif angkutan, dan pembentukan harga)

Karena biaya adalah penentuan tariff jasa angkutan maka untuk membuat maskapi Low Cost Carrier yang bertarif murah perusahaan  harus mengurangi biaya tersebut , biaya itu adalah biaya tidak langsung karena konsep  Low Cost Carrier ialah Direct cost

Ditengah kebutuhan mobilitas penduduk, kebutuhan angkutan yang cepat dan efisien merupakan keniscayaan. (http://edukasi.kompasiana.com/2011/12/31/budget-vs-premium/ (PENULIS : AGUS TULA)

 

Menurut teori diatas, konsep LCC dapat menjadi salah satu solusi di dalam masalah penduduk mengenai angkutan masal yang memenuhi mobilitasnya dalam kegiatan sehari-hari. Angkutan udara yang dapat mengangkut banyak penumpang dan cepat, memiliki kemampuan untuk memenuhi mobilitas masyarakat akan alat angkut. Namun harganya yang mahal membuat hanya segelintir masyarakat yang makai. Konsep LCC akan mengunbah angkutan udara yang mahal menjadi murah dan memenuhi mobilitas seluruh lapisan warga.

LCC adalah redifinisi bisnis penerbangan yang menyediakan harga tiket yang terjangkau serta layanan terbang yang minimalis. Intinya produk yang ditawarkan senantiasa berprinsip low cost untuk menekan dan mereduksi operasional cost sehingga bisa menjaring segmen pasar bawah yang lebih luas.

LCC adalah maskapai penerbangan yang mengurangi segi-segi service pelayanan namun tetap mengutamakan fungsi keselamatan. Untuk menerapkan teori ini, maka pelayanan dibuat seminimalis mungkin seperti menghilangkan fungsi garbarata, menambah charge untuk hand cargo yang melebihi kapasitas, dan menghilangkan meal. Maka fungsi dari teori ini dapat kita penuhi dan kita terapkan.

 


Tujuan utama dari low cost carrier dengan karakteristik dasar
sebagai berikut:
>sama tujuan dengan maskapai penerbangan biaya penuh
>mirip struktur biaya untuk menyewa perusahaan penerbangan
>konsep produk dan layanan baru
>konsentrasi pada harga faktor
adalah untuk mendapatkan keuntungan biaya yang signifikan dapat melemahkan harga tiket dari operator biaya penuh oleh hampir 50%. Oleh karena itu perlu untuk memperkenalkan konsep baru dalam pengelolaan beberapa rute, operasi, distribusi dan manajemen pelayanan.
  (Pompl, 2002)

Maskapai Low Cost Carrier yang murah menujukan adanya pengurangan biaya. Maka aplikasi dari teori di atas adalah membuat suatu maskapai yang meminimalisir segi pelayanan, namun tidak mengurangi aspek keselamtan penerbangan. Konsep LCC tersebut dapat diaplikasikan dimasyarakat Indonesia dengan mengelola rute rute pendek yang sibuk dengan mengurangi biaya operasional yang tidak langsung.

 

Cost carrier yang paling rendah tidak memiliki majalah atau surat kabar gratis di papan atau di ruang tunggu dan jangan hanya menawarkan makanan dingin atau bahkan tidak sama sekali. Selain itu minuman beralkohol hanya dapat dibeli dan kursi yang tidak pra-ditugaskan di kapal. Low cost carrier tidak memiliki program brosur kompleks sering seperti ‘mil dan lebih’ sistem dari Star Alliance sebagai administrasi yang sangat mahal. (“Low Cost Carrier Characteristics.” 123HelpMe.com. 09 Apr 2012
<http://www.123HelpMe.com/view.asp?id=165991&gt;)
.

Di dalam low cost carrier,pengurangan biaya operasional dapat terjadi pada pengurangan biaya meal dan majalah di dalam pesawat. Penumpang hanya menaiki angkutan  udara tanpa adanya pelayanan seperti makanan,minuman ringan maupun majalah. Segi kepuasan pelanggan dapat kita lihat dari aspek ini.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s