Kelompok 4 : Penambahan In-Flight Entertainment? KenapaTidak?!


Dea Rivai Putra ( 2241 09 324 )

Ummi Ade Rocheni ( 2241 09 265 )

Irelda Verazty ( 2241 09 031 )

Annisa Nindya Kusuma ( 2241 09 343 )

 

Kesimpulan

Tugas GH kali ini masih berkaitan dengan minggu minggu sebelumnya, yaitu pembahasan mengenai judul yang sudah kami tetapkan, “Penambahan In-Flight Entertainment? KenapaTidak?!”. Tulisan yang kami susun selama lebih dari 2 bulan ini sekarang sudah mencapai tahap terakhir.

Berdasarkan data yang sudah fix, terdapat kesimpulan bahwa berdasarkan grafik, 62% pengguna jasa angkutan udara hanya berpergian dengan pesawat pada saat berlibur, dan sebanyak 76% responden berharap adanya penambahan In Flight Entertainment pada setiap maskapai di Indonesia.

Dan pada intinya, sebanyak 31% responden menginginkan musik sebagai penambahan In Flight Entertainment. Didukung dengan 51% dari mereka tidak masalah apabila adanya kenaikan harga tiket, maka dapat disimpulkan bahwa pengguna jasa angkutan udara sudah menomorsatukan kenyamanan dibanding harga murah.

Ini sangat sesuai dengan teori kami. Para remaja dan beberapa target survey kami yang berumur maksimal 24 tahun memang membutuhkan penambahan In Flight Entertainment guna mengurangi kejenuhan di dalam pesawat. Mereka yang juga setuju dengan kenaikan harga tidaklah sedikit. Sehingga jika Airlines Indonesia tidak perlu cemas akan kehilangan pelanggan. Terbukti dari hampir setengah responden tidak masalah dengan kenaikan harga.

Dengan aksi penambahan In-Flight Entertainment dalam pesawat pastinya akan menimbulkan permasalahan yang beraneka ragam. Apakah penambahan In-Flight yang secara otomatis meningkatkan harga tiket pesawat akan menguntungkan dari pihak Airlines itu sendiri? Dan apakah para konsumen benar benar setuju dengan penambahan in-flight diiringi dengan kenaikan harga tiket?

Saran

Pada dasarnya pelanggan setuju dengan adanya penambahan In-flight Entertainment. Walaupun musik lebih unggul, tapi presentasenya hampir berimbang dengan pilihan lain. Maka pihak Airlines tidak harus memilih musik sebagai tujuan utama mereka. Ada alternatif lain yang secara cost bisa sesuai dengan kondisi dan image Airlines itu sendiri.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s