PENGARUH E -TICKET TERHADAP EKSISTENSI CALO TIKET DI BANDARA


Kelompok 6

Tugas 2

Ketua kelompok      :  Fitriyanti                                    224110100

Anggota kelompok  : Rantih Lenggo Geni               224110018

Mentari de Tanzil                   224110102

Indah Nurbaiti                        224110196

Kelas                              : ZU 2010

 

Landasan Teori

Menurut Undang-Undang Penerbangan No 1 Tahun 2009 Pasal 1 Ayat 27. Yang di maksud dengan tiket adalah dokumen berbentuk cetak, melalui proses elektronik , atau bentuk lainnya , yang merupakan salah satu alat bukti adanya perjanjian angkutan udara antara penumpang  dan pengangkut , hak penumpang untuk mengunakan pesawat udara atau diangkut dengan pesawat udara. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia tiket adalah surat atau karcis untuk naik kapal, pesawat udara, kereta api dan sebagainya.

Tiket merupakan salah satu bukti perjanjian antara penumpang dan penyedia jasa. Keberadaan tiket sangatlah penting karena apabila penumpang tidak mempunyai tiket maka tidak akan bisa melakukan perjalanan. Akan tetapi, keberadaan calo mengakibatkan perjanjian tersebut berubah karena calo merupakan pihak ketiga yang ilegal. Untuk mengurangi keberadaan calo pihak airlines memberlakukan e-ticket. Dengan adanya e-tiket calon penumpang bisa dengan mudah melakukan pemesanan tanpa perantara (calo tiket) yang nantinya akan menghilangkan keberadaan calo tiket yang ada di bandar udara.

Menurut Teori Ekonomi Samuelson dan Nordhauns hukum penawaran adalah semakin tinggi harga, semakin banyak jumlah barang yang ditawarkan. Sebaliknya, semakin rendah tingkat harga, semakin sedikit jumlah barang yang ditawarkan”.

Karena para calo ini menawarkan tiket dengan harga yang cukup tinggi, disini calo bertindak sebagai penjual tiket kepada calon penumpang. Berdasarkan tingginya harga tiket yang ditawarkan maka tingkat penawarannya juga meningkat, ini yang menjadi dasar meningkatnya jumlah calo di bandara. Karena keuntungan sebagai calo berlipat ganda, sehingga banyak orang yang tertarik menjadi calo. Dibandingkan dengan pekerjaan-pekerjaan lain menjadi calo tiket memang sangat menggiurkan. Hasil yang didapat banyak akan tetapi tidak membutuhkan banyak tenaga dan keahlian khusus.

Defini Pemasaran Menurut Philip Kotler dalam bukunya Manajemen Pemasaran (2003:p8). Pemasaran adalah proses sosial yang di dalamnya individu atau kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan, dan mempertukarkan produk dan jasa yang bernilai dengan pihak lain”.

Calo melakukan pemasaran dengan cara menawarkan jasa yang bernilai pada pengguna jasanya. Para calo memiliki cara tersendiri dalam menawarkan tiketnya kepada penumpang. Penumpang yang membeli tiket kepada calo ini biasanya karena hal-hal yang mendesak sehingga tidak memiliki banyak waktu untuk membeli langsung di counter penjualan airlines tersebut. Calo menawarkan jasa dalam penjualan tiket dan penumpang membayar dengan sejumlah uang yang telah disepakati. Hal inilah, yang seharusnya diperhatikan oleh pihak airlines. Seharusnya pihak airlines dapat melakukan pemasaran dengan baik. Mengetahui apa yang di butuhkan oleh para calon penumpang dalam hal pemesanan tiket yang prosedurnya tidak membingungkan.

Menurut Undang-Undang No. 2 Tahun 1992, yang dimaksud dengan asuransi atau pertanggungan adalah perjanjian antara dua pihak atau lebih, dengan mana pihak penanggung mengikatkan diri pada tertanggung, dengan menerima premi asuransi untuk memberikan penggantian pada tertanggung karena kerugian, kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan, atau tanggung jawab hukum kepada pihak ketiga yang mungkin akan diderita tertanggung, yang timbul dari suatu peristiwa yang tidak pasti, atau untuk memberikan suatu pembayaran yang didasarkan atas meninggal atau hidupnya seseorang yang dipertanggungkan.

Setiap penumpang yang melakukan penerbangan dengan menggunakan pesawat udara akan mendapat asuransi secara otomatis. Dalam melakukan proses reservasi, petugas airlines akan menanyakan tentang identitas si pelanggan secara lengkap. Namun apa jadinya jika calon penumpang tersebut membeli tiket melalui seorang calo. Tentunya data data yang ada di dalam tiket tersebut tidak sesuai dengan identitas calon penumpang yang sebenarnya. Hal ini yang dikhawatirkan apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan selama penerbangan tersebut, sebab penumpang tersebut tidak bisa mengklaim asuransi dirinya karena data yang ada pada tiket berbeda dari yang sebenarnya.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Asuransi

One thought on “PENGARUH E -TICKET TERHADAP EKSISTENSI CALO TIKET DI BANDARA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s