TRADISI DAN TRANSPORTASI (Bagian II)


TRADISI DAN TRANSPORTASI

Kelompok                  : 4

Ketua                         : Putri Indra Ghandi/ 224110296

Anggota                     :

Ratu Anggun Kusuma Wijaya/ 224110314

Mega Silvia Sihombing/ 224110303

Imelda Anastasia/ 224110184

Kelas                          : S1 ZU-2010

Tugas                         : 2 ( Dua )

 

LANDASAN TEORI

Tradisi mudik yang dilakukan setiap tahun menjadi perhatian khusus bagi pemerintah untuk memaksimumkan perbaikan dan ketersediaan sarana transportasi yang akan digunakan oleh pemudik.

Sebagai rutinitas tahunan, sudah sepantasnya penyedia dan pengelola moda transportasi memberikan perhatian lebih terhadap fasilitas pendukung moda transportasi tersebut. Tentunya hal ini harus dilakukan dengan tepat, sehingga pengguna jasa transportasi bisa secara langsung merasakan manfaatnya.  Untuk memaksimalkan pelayanan, tentu para penyedia dan pengelola moda transportasi perlu mengetahui apa yang diinginkan dan dibutuhkan oleh pengguna jasa transportasi tersebut khususnya saat musim mudik tiba.

Menurut Nasution (1996), transportasi adalah pemindahan barang dan manusia dari tempat asal ke tempat tujuan. Dalam kegiatan tersebut terdapat tiga hal yaitu adanya muatan yang diangkut, tersedianya kendaraan sebagai alat angkut dan terdapatnya jalan yang dapat dilalui. Hal-hal tersebut harus dikelola dengan baik agar kegiatan transportasi dalam musim mudik dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan harapan para pemudik.

Pentingnya peran sektor transportasi bagi kegiatan ekonomi mengharuskan adanya sebuah sistem transportasi yang handal, efisien, dan efektif. Transportasi yang efektif memiliki arti bahwa sistem transportasi yang memenuhi kapasitas angkut antar moda transportasi dengan tertib, lancar, teratur, cepat dan tepat, selamat, aman, nyaman dan terjangkau secara ekonomi. (Agus Imam Rifusua, 2010).

System transportasi yang terintegrasi akan tercapai jika adanya kerjasama dari pemerintah dengan pengelola transportasi serta pengguna moda transportasi. Dengan demikian tradisi mudik yang dilakukan setiap tahunnya akan berjalan lancar dengan tersedianya transportasi yang lancar, cepat, nyaman dan ekonomis.

One thought on “TRADISI DAN TRANSPORTASI (Bagian II)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s