Kurangnya Fasilitas Bandar Udara Soekarno-Hatta II (REV.01)


Ground Handling (Tugas 2) (REV 01)

 KELOMPOK 2

  • Ketua              : Prasasti Oktaviani               (224110054)
  • Anggota        : Yuli Yanti                                  (224110067)
  • Kelas               : S1 MTU A `10

LANDASAN TEORI

 

Teori Pelayanan

Menurut Endar Sugiarto (2002:36) Jasa merupakan aktivitas, manfaat, atau kepuasan yang ditawarkan. Sementara itu, pelayanan adalah suatu tindakan yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan orang lain yang tingkat pemuasannya hanya dapat dirasakan oleh orang yang melayani maupun yang dilayani”.

(Sumber : Ground Handling ” Manajemen Pelayanan Darat Perusahaan Penerbangan, Eko Probo D. Warpani dan Suharto Abdul Majid, 2009)

Kami dapat menyimpulkan bahwa  bandar udara merupakan sarana dan prasarana bagi para  penumpang pesawat udara, setiap para pengguna fasilitas pelayanan bandar udara yang diberikan oleh pihak penyelenggara harus memenuhi kebutuhan para penumpang dan pelayanan tersebut harus sesuai dengan mekanisme yang telah di tetapkan.

 

Teori Pengelolahan Bandar Udara

Menurut Handoko (1998:7) pengelolaan bandara yang baik harus didasarkan pada usaha yang efektif dan efisien”.

  1. Definisi efektif adalah kemampuan untuk memilih tujuan yang tepat atau peralatan yang tepat untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. [Handoko, 1998; 7]
  2. Definisi efisien adalah kemampuan menyelesaikan pekerjaan dengan benar, memperoleh keluaran (hasil, produktivitas, kinerja) yang lebih tinggi daripada masukan (tenaga kerja, bahan, uang, mesin, dan waktu) yang digunakan meminimumkan biaya penggunaan sumber daya untuk mencapai keluaran yang telah ditentukan, atau memaksimumkan keluaran dengan jumlah masukan terbatas. [Handoko, 1998; 7]

Kami dapat menyimpulkan bahwa pengelolaan bandar udara harus sesuai dengan kebutuhan fasilitas penumpang dan menjalankan aktivitas operasinya dalam kegiatan penerbangan serta penggunaan jasa pesawat terbang. Pengelolaan bandara tersebut harus efektif dan efisien, maka diperlukannya suatu pengelolah Bandar Udara yang dapat menunjang keselamatan para penumpang.

Menurut Undang-Undang Penerbangan No.1 Tahun 2009 Pasal 219 Ayat 1 : Setiap badan usaha bandar udara atau unit penyelenggara bandar udara wajib menyediakan fasilitas bandar udara yang memenuhi persyaratan keselamatan dan keamanan penerbangan, serta pelayanan jasa bandar udara sesuai dengan standar pelayanan yang ditetapkan.

Unit penyelenggara bandar udara harus memberikan fasilitas untuk para pengguna jasa penerbangan dan masih banyak hal-hal yang membuat para penumpang merasa tidak nyaman. Karena penyelenggara bandar udara yang bertanggung jawab atas keamanan dan keselamatan penerbangan serta dan kepuasan pengguna jasa bandar udara. Terutama yang kami lihat dalam hal kebersihan dan masih banyak fasilitas-fasilitas yang perlu diperbaiki. Seperti fasilitas lahan parkir, fasilitas infrastruktur menuju ke bandara, dan fasilitas ruang tunggu penumpang. bandara merupakan salah satu infrastruktur transportasi dan sangat berperan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi serta peningkatan devisa Negara.

Iklan

2 thoughts on “Kurangnya Fasilitas Bandar Udara Soekarno-Hatta II (REV.01)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s