PERSAINGAN TIDAK SEHAT ANTAR MASKAPAI PENERBANGAN (REV 01)


Nama : Yulianti

Nim    : 224107189

Kelas  : MTU A -10

Tugas : 2

BAB 2 (Revisi 01)

Landasa Teori

Landasan teori yang akan saya berikan terhadap persaingan tidak sehat antar maskapai penerbangan .Dalam hal ini pemerintah berfungsi sebagai regulator yang mengeluarkan regulasi penting khususnys mengenai transportasi udara. Pengawasan pemerintah atau peran pemerintah dalam Penentuan batas tarif pesawat untuk menghindari persaingan tdak sehat, pemerintah berupaya  menaikkan tarif referensi. Tarif referensi ialah alat agar maskapai tidak melanggar komponen keamanan terbang. Tarif referensi berdampak positif terhadap keselamatan penumpang dan masa depan airlines . Dengan ongkos pesawat yang relatif sama , secara tidak langsung manajemen perusahaan airlines akan dipaksa kreatif ,efisiensi, dan dalam segmentasi yang tepat dapat membangun kualitas pelayanan yang prima di perusahaan airlines.

Menurut Pitelis (2008) “competitiveness is both elusive and controversial” (persaingan sulit untuk dipahami dan kontroversial), sedangkan Porter (1993) menyatakan, bahwa  “Strategi adalah tentang Posisi kompetitif,  membedakan diri di mata pelanggan, dan nilai tambah melalui gabungan kegiatan yang berbeda dari yang digunakan oleh pesaing “. Tujuan Akhir Pengembangan strategi bersaing adalah Agar dapat memenangkan setiap persaingan, setiap perusahaan harus memiliki strategi bersaing yang kreatif dan pintar dalam menanggulangi kekuatan lingkungan dan kepentingan perusahaan.

Menjamurnya maskapai penerbangan bertarif murah di Indonesia dimulai sejak deregulasi penerbangan siaga oleh pemerintah pada tahun 2011. Aturan ini memberi kesempatan kepada para pengusaha menjalankan bisnis jasa penerbangan dengan satu pesawat dan modal yang sedikit. Sehingga sejalan dengan perkembangan ini banyak maskapai penerbangan menggunakan konsep LCC (Low Cost carrier),  yaitu penurunan operating cost serendah mungkin . Bisnis ini merupakan jasa angkutan udara yang menggunakan pelayanan serba efisien , sederhana, dan ringkas.

Operator baru menerapkan tarif murah meskipun belum mencapai status low cost airlines. Sejumlah operator baru berhasil menjalankan bisnis karena ada modal atau subsidi dari investor. Begitu pun operator lama, sama- sama menghadapi masalah yang sulit. Di bisnis penerbangan, mereka merebutkan pangsa pasar terbatas untuk mendapatkan rupiah sedangkan hutang berupa dollar AS. Persaingan tidak sehat ini dapat dihindari jika sejak awal regulator bertindak selektif. Hal seperti ini yang mengakibatkan perang tarif antar maskapai penerbangan dengan menekan biaya- biaya operasional dan mengurangi kenyamanan penerbangan, termasuk keselamatan penumpang.

Beberapa praktik bisnis bertarif murah :

1. Kelas penumpang tunggal

2. Penjualan tiket melalui internet

3. Pesawat yang dipakai umumnya A320/ BOEING 737

4. Waktu penerbangan di pagi hari atau di sore hari untuk menghindari pajak mendarat yang lebih murah.Dll

Penentuan tarif udara telah diatur dalam keputusan menteri perhubungan NO. 8 tahun 2012 tentang : mekanisme penetapan dan formulasi perhitungan tarif penumpang angkutan udara niaga. Besarnya tarif dasar dan tarif jarak diusulkan oleh direktur jendral kepada menteri untuk ditetapkan asosiasi perusahaan angkutan udara. Maksud dari besaran tarif dasar dan tarif jarak tersebut agar melampirkan perhitungan biaya operasi pesawat udara, penyesuaina tarif dasar atau tarif jarak,dan hasil bahasan dengan masyarakat transportasi udara. Umumnya tarif yang sering dipromosikan adalah tarif dasar ,karena umumnya maskapai menerapkan tarif yang bertingkat yang disebut tarif subclassis yang dimulai dari harga terendah hingga termahal. Tarif dasar merupakan tarif promosi yang sering diiklankan oleh maskapai, semakin mahal harga tarif dasar semakin bagus pelayanan dan value added services yang diperoleh penumpang. Komponen tarif pajak dari pemerintah untuk penerbangan domestik bernilai 10% dari tarif dasar, tarif asuransi IWJR, tarif Fuel Surcharge yaitu tarif tambahan sesuai kebijakan maskapai dengan nilai berbeda sesuai rute yang ada.

Dengan keadaan fakta yang ada, kita melihat maskapai gencar melakukan perang tarif , dan kita tidak akan membayar sesuai yang diiklankan para maskapai melainkan ada komponen biaya tambahan yang lain yang harus juga kita bayar. Contoh dari tarif tersebut  misalnya :

Tarif promo Lion Air untuk rute (CGK-DPS) adalah Rp 400.000, maka kemungkinan besar harga tiket yang harus dibayar = tarif dasar+ PPn+ Asuransi + tarif FS dengan dikenai pajak Rp 250.000= Rp 400.000+ Rp 40.000 + 6000 + Rp 250.000 = Rp 696.000

Oleh karena itu sebelum kita membeli tiket pesawat, harus dicermati terlebih dahulu mulai dari komponen biaya tambahannya yang sering tidak dicantumkan dalam iklan atau media cetak ataupun online. Kita sebagai calon penumpang jangan sampai terkecoh atau  terjebak oleh tarif-tarif murah yang diberikan oleh maskapai penerbangan . Karena hal ini sangat merugikan tentu saja mengecewakan ,dan bukan harga tiket yang benar-benar murah seperti yang kita bayangkan.

Iklan

2 thoughts on “PERSAINGAN TIDAK SEHAT ANTAR MASKAPAI PENERBANGAN (REV 01)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s