Apakah Perlu Bandara Baru Sebagai Pengganti Bandara Adi Sucipto?


Kelompok 5

Ketua :        Boby Agus Putranto        224110261

Anggota :  Adi Nugroho                       224110111

Diah Viatsri Destiani       224110003

Imam Amirullah               224110276

Kelas : ZU10

Tugas : ke-4

Analisis Penelitian

Hasil survey online diperoleh data sebagai berikut :

1. Berapakah Umur Anda?
15-20 43 61%
21-25 16 23%
26-30 7 10%
31-40 3 4%
41-50 1 1%
51-60 0 0%
2. Pekerjaan Anda?
Pelajar 0 0%
Mahasiswa 48 69%
Pegawai 13 19%
Wiraswasta 6 9%
Lainnya 3 4%
3. Jenis kelamin?
Laki-laki 29 41%
Perempuan 41 59%
4. Apakah anda sering menggunakan moda transportasi udara?
Ya 55 79%
Tidak 15 21%
5. Apakah anda pernah mengunjungi Bandara Adi Sucipto?
Ya 45 64%
Tidak 25 36%
6. Menurut anda bagaimana kondisi serta fasilitas-fasilitas yang ada di Bandara Adi Sucipto?
Sangat baik 1 1%
Baik 17 24%
Cukup 40 57%
Kurang 10 14%
Sangat kurang 2 3%
7. Setujukah anda apabila Bandara Adi Sucipto digunakan bersama sebagai pangkalan udara militer dan bandar udara komersial?
Setuju 18 26%
Tidak setuju 52 74%
8. Tahukah anda tentang sosialisasi penggantian bandara baru di Yogyakarta?
Tahu 25 36%
Tidak tahu 45 64%
9. Setujukah anda dengan rencana pembangunan bandara baru sebagai pengganti Bandara Adi Sucipto?
Setuju 55 79%
Tidak setuju 15 21%
10. Setujukah anda apabila bandara baru dibangun di daerah Kulon Progo?
Setuju 40 57%
Tidak setuju 30 43%
11. Apakah Bandara Adi Sucipto dianggap telah maksimal dalam memberikan pelayanan publik?
Ya 38 54%
Tidak 32 46%
12. Setujukah anda apabila Bandara Adi Sucipto difokuskan sebagai pangkalan udara militer?
Setuju 27 39%
Tidak setuju 43 61%
13. Apakah dengan adanya bandara baru dapat meningkatkan pergerakan penumpang?
Ya 56 80%
Tidak 14 20%
14. Menurut anda apakah perlu adanya bandara baru sebagai pengganti Bandara Adi Sucipto?
Ya 54 77%
Tidak 16 23%
15. Apakah Bandar Udara Adi Sucipto perlu dipertahankan sebagai bandar udara umum?
Ya 51 73%
Tidak 19 27%
16. Menurut anda bandara baru sebaiknya digunakan sebagai pengganti bandara Adi Sucipto atau hanya sebagai Bandara penunjang?
Bandara pengganti 29 41%
Bandara penunjang 41 59%

Berdasarkan survey yang disebarkan secara online dalam penelitian ini, didapatkan responden sebanyak 70 orang sampai dengan hari Rabu 10 Oktober 2012 pukul 17:00 WIB. Usia responden didominasi oleh usia 15-20 tahun yaitu sebanyak  61%.Responden yang berstatus sebagai Mahasiswa sebanyak 69%, pegawai 19%, Wiraswasta 9 % dan lainnya 4%.Responden perempuan sebanyak 59% sedangkan responden laki-laki sebanyak 41%.Mayoritas responden sering menggunakan trasportrasi udara dengan responden sebanyak 79%. Sebanyak 64% responden pernah mengunjungi Bandara AdiSucipto.

 

Status Bandara Adi Sucipto

Dari data yang diperoleh, Sebanyak 75% responden tidak setuju apabila Bandara Adi Sucipto digunakan bersama sebagai Bandara umum dan Pangkalan udara Milliter. Kemudian, responden tidak setuju apabila Bandara Adi Sucipto hanya  difokuskan sebagai Pangkalan Udara Militer, terbukti sebanyak 75% responden yang tidak setuju.  Sebanyak 72% responden berpendapat bahwa Bandara AdiSucipto perlu dipertahankan sebagai bandara komersil. Hal ini dikarenakan Bandara Adi Sucipto telah dijadikan bandara utama dalam kegiatan penerbangan di wilayah Yogyakarta, dan responden tidak setuju apabila Bandara Adi Sucipto digunakan sebagai bandara bersama karena jika penggunaannya bersama dengan Pangkalan Udara Militer maka kegiatan operasionalnya kurang kondusif dan tidak dapat dilakukan secara optimal sebagai bandara komersial.

Rencana Bandara Baru

Dari hasil survey, diketahui bahwa banyak responden yang belum mengetahui adanya sosialisasi rencana pembangunan bandara baru di Yogyakarta. Perencanaan pembangunan bandara itu sendiri dikarenakan Bandara Adi Sucipto sudah over capacity, dan bandara ini akan ditempatkan di daerah Kulon Progo.Walaupun fasilitas-fasilitas yang diberikan dan tersedia di Bandara Adi Sucipto dirasa sudah cukup baik, dan responden merasa bahwa Bandara Adi Sucipto telah maksimal dalam memberikan pelayanan publik, namun responden tetap setuju dengan adanya rencana pembangunan bandara baru di Kulon Progo karena dianggap dapat mengatasi masalah over capacity di Bandara Adi Sucipto dan dapat meningkatkan pergerakan penumpang.

Sebagai Bandara Penunjang atau Bandara Pengganti

Sebagai bandar udara yang beroperasi bersama dengan pangkalan militer, Bandara Adi Sucipto mempunyai aturan-aturan dan perjanjian tertentu mengenai masalah penggunaan bandara. Oleh karena itu salah satu fungsi pembangunan bandara baru adalah untuk menggantikan Bandara Adi Sucipto sebagai bandara komersial dan memfokuskan Bandara Adi Sucipto sebagai  pangkalan militer udara. Namun dari hasil survey yang kami sebarkan, responden lebih memilih untuk mempertahankan Bandara Adi Sucipto sebagai bandar udara umum atau komersial dan tidak memfokuskan Bandara Adi Sucipto hanya sebagai pangkalan militer. Hasil survey juga mengatakan bahwa responden menginginkan bandara baru bukan sebagai pengganti Bandara Adi Sucipto namun hanya sebagai penunjang Bandara Adi Sucipto yang mulai over capacity sehingga Bandara Adi Sucipto tetap menjadi bandara umum dan masalah over capacity juga dapat diatasi dengan adanya bandara baru sebagai penunjang Bandara Adi Sucipto.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s