Aktivitas di Acceptance Cargo Export


Kelompok 4 :

Intan Hayati                2432.11.026  (KETUA)

Trounne Vionadea      2431.11.027

Dwika Kurniawan        2431.11.028

Abraham J Pangau      2431.11.020

BAB II

LANDASAN TEORI

Segala sesuatu yang berkaitan dalam hal pengiriman cargo udara semua telah diatur dalam IATA yang di dalamnya juga berisi ( TACT rules and rate dan standard ground handling agrement (2008) ).

Cargo adalah barang kiriman yang diangkut dengan pesawat udara (tidak sama dengan barang bagasi) dan dikenakan pembayaran biaya pengiriman yang ditentukan pihak pengangkut yang tercatat dalam SMU (Surat Muatan Udara) untuk domestik dan AWB (Air Way Bill) untuk internasional. “Basic Cargo buku panduan IATA TACT Rules and Rates, oleh M.Rifni,SE dkk, hal 21.2011”.

Sebelum cargo masuk untuk di proses ke gudang, cargo harus melalui tahapan pengecekan awal yaitu di bagian acceptance export. Disana barang di check kebenaran dokumennya dan dilakukan penimbangan untuk menentukan berat barang dan volumenya (didapatlah chargeable weight yang merupakan berat terbesar untuk mencari tarif dan biaya cargo). Setelah dokumen lengkap disertai pembayaran biaya kirim barang, barang diperiksa kembali menggunakan Xray (tidak berlaku untuk live animal) oleh petugas dari AVSEC ,setelah melewati Xray barang di labeling menandakan barang siap untuk proses selanjutnya.

Adapun pesyaratan umum penerimaan cargo yaitu :

  1. Menyediakan peralatan dan daya angkut yang memadai.
  2. A/L berhak menolak kiriman barang tanpa memikul tanggung jawab yang ditimbulkan bila keadaan menghendaki demikian.
  3. A/L dapat menolak kiriman yang memiliki nilai barang melebihi jumlah yang telah ditentukan oleh peraturan maskapai penerbangan.
  4. A/L berhak untuk memeriksa kemasan dan isi semua kiriman dan menyelidiki kebenaran dan keabsahan informasi dokumen yang diajukan berkenaan dengan pengiriman tersebut.

“Basic Cargo buku panduan IATA TACT Rules and Rates, oleh M.Rifni,SE dkk, hal 21.2011”

Jika dalam pengiriman kargo domestik kita menggunakan Surat Muatan Udara(SMU), sedangkan dalam pengiriman kargo internasional menggunakan Air Way Bill (AWB). Airway Bill (AWB)/SMU adalah dokumen cargo yang terpenting, yang diterbitkan oleh maskapai penerbangan atau agen rekanan yang ditunjuk, dan tidak bisa dipindah tangankan atau diperjual belikan. “Basic Cargo buku panduan IATA TACT Rules and Rates, oleh M.Rifni,SE dkk, hal 102.2011”

Dalam proses di acceptance hanya dilakukan proses pengecekkan nomor Air Way Bill (AWB) untuk memastikan nomor Air Way Bill (AWB) yang ada dibarang sesuai dengan yang tertera di dokumen. Nomor tersebur tertera di bukti timbang barang. Bukti timbang barang (BTB) terdiri atas 4 lembar yaitu putih,biru,merah,dan kuning diberikan kepada masing masing sesuai jenis yang sudah ditentukan yaitu shipper berwarna putih,airline berwarna biru,kasir berwarna merah,sedangkan untuk file berwarna kuning disimpan oleh acceptance.

Bagian acceptance juga terjadi pembayaran ‘biaya transportasi udara’ yang dibayarkan pada bagian kasir. Biaya (charge) adalah jumlah yang harus dibayar untuk pengangkutan barang kiriman , berdasarkan tarif yang belaku, atau jumlah yang ditagihkan untuk layanan yang timbul dalam hubungannya dengan pengangkutan barang kiriman tersebut. “Basic Cargo buku panduan IATA TACT Rules and Rates, oleh M.Rifni,SE dkk, hal 79.2011”.  perhitungan biaya barang tersebut didapatkan berdasarkan berat paling besar (chargeable weight) x tarif yang berlaku. Semua perhitungan biaya dan tarif tersebut telah diatur oleh organisasi perusahaan penerbangan international (IATA) dalam TACT rules and rates.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s