Persaingan Tidak Sehat Antar Maskapai Penerbangan


Nama : Yulianti

NIM    : 224107189

Kelas   : S1 MTU-A

Tugas  : 4

 

ANALISIS

Pada bab 4 ini, saya membahas hasil penilitian dari survei dengan kuesioner yang telah saya sebarkan dengan beberapa pertanyaan via online (blackberry) atau secara langsung (face to face) tentang Perilaku berdasarkan penguasaan pasar, jenis layanan, dan tingkat promosi terhadap persaingan tidak sehat antar maskapai penerbangan. Hasil dari Penilitian ini dilakukan dengan menggunakan metode pengumpulan data dari para responden  yang sering berpergian dengan menggunakan jasa transportasi udara. Dengan tanggapan sebanyak 40 responden tentang permasalahan ini, antara lain penguasaan pasar tentang jasa transportasi bertarif murah dan mahal cenderung 80%  lebih banyak yang memilih jasa transportasi udara tarif murah dan 20% memilih menggunakan jasa bertarif mahal. Hal ini disebabkan karena Biaya perjalanan yang  murah sehingga semakin banyaknya minat masyarakat yang lebih memilih penerbangan murah dibandingkan dengan pelayanan yang memuaskan dan keselamatan yang didapat. Memanfaatkan tiket tarif murah harus dilakukan pemesanan tiket jauh-jauh hari dan harus tepat tanpa adanya perubahan terhadap kondisi booking tiket. Reservasi harus dilakukan 2-3 bulan sebelum tanggal keberangkatan, karena tiket tarif murah tidak dapat direfund (tukar uang) atau dipindah tangankan. Biasanya yang menggunakan tiket tarif murah ini dari kalangan masyarakat menengah,  mahasiswa/ pelajar.

Promosi yang dilakukan maskapai penerbangan cenderung lebih dominan memikat hati konsumen 70%, dan 30% mengabaikan setiap promosi murah yang ditawarkan . Promosi yang dilakukan melalui iklan/media online/cetak dimana promosi tersebut sangat ampuh mengubah paradigma penumpang dan mengarahkan calon penumpang mencari harga tiket promo tersebut. Dengan adanya promo tersebut banyak calon penumpang bus/kereta api beralih ke jasa penerbangan tarif murah karena sering kali dibandingkan tarif tiket pesawat lebih murah dari tarif tiket kereta api/ tiket bus.

Peranan pemerintah sangat penting untuk penentuan batas tarif pesawat untuk menghindari persaingan ini berupaya dengan menaikkan tarif referensi secara tidak langsung manajeman perusahaan airlines akan dipaksa kreatif dan efisien dalam segmentasi yang tepat dalam membangun kualitas pelayanan yang prima diperusahaan/ industri airlines. Terwujudnya transportasi yang efektif dan efisien dalam menunjang dan sekaligus menggerakkan dinamikan pembangunan .

Dari data tersebut dapat dianalisa bahwa responden lebih memilih menggunakan jasa transportasi udara bertarif murah karena selain harga promosi yang memikat dan tidak menguras kocek calon penumpang , dan promo- promo yang dilakukan perusahaan penerbangan berhasil menarik respon masyarakat. Hal inilah yang membuat para perusahaan industri penerbangan melakukan perang tarif atau persaingan tidak sehat antar maskapai penerbangan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s