Aktivitas di Acceptance Cargo Export


Nama Kelompok:

Intan Hayati                          243111026 (Ketua Kelompok)

Troune Vionadea                 243111027

Dwika kurniawan                 243111028

Abraham J.Pangau             243111020

Bab 4

Permasalahan

Permasalahan di accceptance cargo export

Dalam penerimaan barang di acceptance cargo export PT.Gapura Angkasa telah memakai sistem komputerisasi yang baik dan juga regulasi yang bagus, baik dalam penerimaan barang ataupun perhitungan sewa gudang. Namun masih ada beberapa permasalahan yang menurut kami terjadi di PT.Gapura Angkasa, inilah beberapa permasalahan tersebut :

1.Penyusunan dokumen yang kurang rapih.

Dokumen adalah unsur paling penting di acceptance dikarenakan acceptance adalah pintu gerbang pertama dalam proses pengiriman barang ,dan penyusunan dokumen yang rapih akan sangat berguna bagi kelancaran pekerjaan pegawai. Namun  seperti yang kami lihat saat kami  melakukan kuliah lapangan ada salah seorang pegawai acceptance  yang sibuk mencari dokumen non dangerous goods yang dikarenakan penataan dokumen yang kurang rapih, hal tersebut akan dapat mengganggu proses pekerjaan. Penataan yang rapih dan teratur ternyata tentunya akan sangat mempermudah dalam mencari dokumen dan juga penyelesaian tugas.

2. Pengawasaan yang kurang tegas terkait keamanan dalam bekerja.

– Safety shoes sangat penting ketika kita melakukan pekerjaan didalam gudang kargo dikarenakan banyak alat berat yang kemungkinan dapat membahayakan  keselamatan pegawai, namun masih banyak saja pegawai yang tidak menggunakan safety shoes saat bekerja dan tidak mendapat teguran.Seperti yang kami lihat saat sedang melaksanaka kuliah lapangan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan yaitu seorang agent kakinya terlindas florklift di salah satu gudang perusahaan cargo lain, buruknya lagi agent tersebut tidak memakai safety shoes. Maka penggunaan safety shoes adalah hal yang wajib dilakukan oleh orang-orang yang bekerja berhubungan dengan gudang kargo. Disini juga perlu diterapkan sistem pengawasan yang tegas terhadap pegawai yang tidak mematuhi peraturan standart keamanan dalam bekerja.

Demikianlah beberapa permasalahan yang kami lihat ketika kami melakukan kuliah lapangan di PT.Gapura Angkasa, sebenarnya masih ada masalah teknis seperti mati lampu, pegawai terlambat atau pegawai tidak masuk. Dan setiap perusahaan seharusnya sudah menyiapkan strategi khusus dalam menghadapi masalah-masalah tersebut untuk menjaga stabilisasi dalam perusahaan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s