Keamanan dan kenyamanan kurang diKereta Api Commuterline Bogor – jakarta (part 02)


Kelompok  : 1 (setelah UTS)

Nama: Taufans rizkyanto                   : 224110121 (ketua)

Christophorus linggatantra  : 224110171

Albert parlindungan               : 224110126

Bahrul ulum                            : 224110293

Kelas : MTU-A

Tugas: 2

B. Landasan Teori

Sekarang kelompok kami akan memberikan landasan teori dari survey yang sedang berjalan bersamaan dengan tugas ini. Kami menggunakan buku UNDANG – UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 22 TAHUN 2009 TENTANG LALU LINTAS DAN AGKUTAN JALAN. Tentang Lalu Lintas dan Angkutan jalan, khususnya Bagian Kedua tentang keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan jalan, pasal 203 ayat 1 – 2 butir a – d yaitu:

1. Pemerintah bertanggung jawab atas terjaminnya Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Pemerintah harus bertanngung jawab atas terselenggaranya keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan. Dengan begitu masyarakat dapat menggunakan jasa transportasi dengan nyaman, aman, dan selamat sampai ketujuan.

2. Untuk menjamin Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), ditetapkan rencana umum     nasional Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, meliputi:

a. Penyusunan program nasional kegiatan Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Dengan adanya penyusunan kegiatan Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan diharapakan segala bentuk kecelakaan dapat ditekan dan penumpang dapat menggunakan transportasi dengan tenang, aman, nyaman, dan selamat.

b. Penyediaan dan pemeliharaan fasilitas dan perlengkapan keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Penyediaan dan pemeliharaan fasilitas dan pelengkapan keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan sangat perlu. Penyediaan kereta api commuterline yang memadai akan sangat membantu masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari hari. Pemeliharaan fasilitas akan menambah panjang umur suatu Kereta Api Commuterline dan juga fasilitas lalu lintas.

c. Pengkajian masalah Keselamatan Lalu lintas dan Angkutan Jalan.

Dengan adanya pengkajian ini diharapkan pemerintah khususnya Dirjen Dinas Perhubungan Angkutan Darat dapat mengkaji keselamatan penumpang yang menggunakan jasa angkutan darat khususnya kereta api commuterline.

d. Manajemen Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Dengan manajemen yang dikelole secara profesional, maka dapat terwujud transportsi yang aman, nyaman, dan selamat bagi para penumpang, khususnya penumpang yang menggunakan Kereta Api Commuterline.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s