“PENINGKATAN KINERJA PENGAWASAN MELALUI PEMANFAATAN MONITOR CCTV PADA DINAS APRON MOVEMENT CONTROL BANDAR UDARA NGURAH RAI BALI” (PART 2)


KELOMPOK: 14

NAMA: ANDRIAN PRIDANA (223109039)

KELAS: S1 MTU-A

B.LANDASAN TEORI

Dengan bertambahnya jumlah maskapai penerbangan yang beroperasi berdampak dengan meningkatnya aktifitas kerja yang dilaksanakan diwilayah Sisi Udara. Dalam pelaksanaannya, aktifitas kerja di wilayah Sisi Udara membutuhkan sistem pengendalian yang terarah dan terpadu, agar dapat terlaksana dengan baik. Sesuai ketentuan dalam pasal 217 ayat (1) UU Nomor 1 tahun 2009 tentang Penerbangan :

     Setiap bandar udara yang dioperasikan wajib memenuhi ketentuan keselamatan dan keamanan penerbangan serta ketentuan pelayanan jasa bandar udara.

Sesuai Surat Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor : SKEP 140/VI/1999 tentang Persyaratan Dan Prosedur Pengoperasian Kendaraan Di Sisi Udara dalam Bab I pasal 1 ayat (1) didefinisikan:

     Suatu daerah atau tempat di bandar udara yang telah ditentukan guna menempatkan pesawat udara, menurunkan dan menaikkan penumpang, kargo, pos, pengisian bahan bakar, parkir dan perawatan pesawat udara.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s