BANDARA PERINTIS KUNCI PEMBANGUAN DAERAH (rev.01)


Kelompok 2

Ketua              : Melinda Priskila                 (224110129)

Anggota         :

Dira Puspita                        (224110011)

Redita Andriyani               (224110028)

Novembriani Irenita.S      ( 224110132)

 

Kelas              : S1 MTU-ZU 2010

TUGAS 1 (REV.01)

BANDARA PERINTIS KUNCI PEMBANGUAN DAERAH

BAB 1

PENDAHULUAN

Pada masa awal penerbangan, bandar udara hanyalah sebuah tanah lapang berumput yang bisa didarati pesawat dari arah mana saja tergantung arah angin. Tetapi bandar udara menurut UURI No.1 tahun 2009 adalah kawasan didaratan dan/atau perairan dengan batas-batas tertentu yang digunakan sebagai tempat pesawat udara mendarat dan/atau lepas landas,naik dan/atau turun penumpang, bongkar dan/atau muat barang dan tempat perpindahan intra dan antarmoda transportasi yang dilengkapi fasilitas keselamatan, keamanan penerbangan serta fasilitas pokok dan fasilitas penunjang lainnya. Sedangkan pengertian Bandar udara perintis adalah bandara yang melayani jejaring dan rute penerbangan untuk menghubungkan daerah terpencil dan tertinggal atau daerah yang belum terlayani oleh moda transportasi lain dan yang secara komersial belum menguntungkan.

Bandara perintis dapat membangun perekonomian, dapat merangsang pertumbuhan pembangunan dan pariwisata didaerah yang terisolasi. Bandara perintis memang dilaksanakan untuk memberi pelayanan kepada publik tetapi pernahkah anda membayangkan jika runway (landas pacu) bandara perintis tersebut dilalui oleh hewan ternak, dijadikan area bermain sepakbola oleh warga sekitar, sebagai jalan pintas oleh warga sekitar serta dijadikan tempat anak-anak bermain layang-layang  dan hal ini dapat mengganggu keselamatan penerbangan di bandara perintis. Banyak masyarakat yang masih menganggap bandara perintis hanya bandara kecil biasa yang dilalui oleh pesawat kecil, mereka tidak mengetahui sepenuhnya tentang peran bandara perintis ini. Oleh karena itu, mereka dengan leluasa menggunakan area bandara untuk kegiatan mereka sehari-hari.

Walaupun bandara perintis tidak memenuhi prosedur keamanan bandara seperti Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP). Fasilitas bandara perintis juga tidak memenuhi standar,  misalnya: runway yang tidak beraspal dibeberapa bandara perintis, terminal, ruang tunggu, gudang, kantor, peralatan pemadam kebakaran, alat komunikasi dan juga tenaga ahli yang belum disiapkan. Namun, Pemerintah Daerah tetap berusaha memberikan pelayanan yang terbaik untuk publik.

Tujuan kami membahas bandara perintis ini karena kami ingin membuat survey tentang pendapat masyarakat mengenai fasilitas di bandara perintis dan seberapa besarkah masyarakat mengetahui tentang peran, keselamatan dan keamanan bandara perintis yang ada di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s