Alur proses loading-unloading bagasi dan cargo dalam pelayanan ground handling


Nama kelompok :

  1. Nurlia handriani(243111001)
  2. Annisa Adetyasari(243111002)
  3. Anirwana Ratih Bintantika (243111015)
  4. Bima Mahendra (243111016)

Ground handling

Ground handling merupakan suatu bagian yang penting dalam proses penerbangan, ground handling menyangkut  tentang penumpang, bagasi, kargo, dan surat, serta penanganan di apron dan aktifitas lainnya yang menyangkut penanganan suatu penerbangan pada saat berada di darat.

Dari seluruh unit yang ada di ground handling maka kami memilih tema  alur proses loading-unloading bagasi dan cargo dalam pelayanan ground handling untuk dibahas lebih lanjut.

Adapun bahasan yang akan di bahas adalah : Apa perbedaan proses loading-unloading pada bagasi dan cargo?

Proses  pada penanganan kargo adalah proses dimana kargo mulai diterima oleh petugas acceptance , kemudian di simpan dalam gudang, sampai pada proses penanganan hingga barang tersebut  dapat naik ke pesawat. Dalam proses penanganan dari diterimanya barang terdapat petugas ground handling dari petugas acceptance maupun checker yang memerikasa kargo tersebut sesuai dengan SMU/airwaybill tersebut. Dan di fasilitasi juga dengan alat-alat pendukung atau biasa disebut Ground Support Equipment(GSE) yang digunakan untuk proses loading-unloading kargo ke pesawat.

Penanganan bagian kargo di gudang juga merupakan  proses pendukung dari kegiatan penerbangan di bandara, sehingga memerlukan penanganan khusus untuk membedakan penanganan untuk kargo/barang tanpa penumpang dengan bagasi punya penumpang yang penumpang nya tu sendiri harus ikut di pesawat.

Adapun proses pada penanganan bagasi adalah proses dimana bagasi mulai diterima oleh petugas check-in di counter dimana penumpang memberikan bagasi untuk di timbang terlebih dahulu, jika bagasi tidak lebih dari 20kg (domestik) maka petugas check-in counter memberi label bagasi ke penumpang sesuai dengan tujuan nya. Setelah itu petugas check-in memberikan label bagasi dan boarding pass (penanganan petugas check-in berakhir pada saat dimana petugas check-in memberikan label bagasi dan boarding pass ke penumpang serta meletakkan bagasi tersebut ke konveyor), kemudian bagasi di letak kan di atas konveyor lalu masuk ke dalam ruangan khusus bagasi dan di kumpulkan oleh petugas(porter) untuk memisahkan tujuan penerbangan penumpang satu dengan yang lainnya. Kemudian bagasi tersebut di check oleh petugas checker, hal ini di lakukan untuk menghindari kesalahan tujuan antara bagasi dengan pemiliknya. Sehingga dapat di masukkan ke dalam compartment pesawat (proses loading)

Bagasi yang telah sampai di tempat tujuan akan di unloading oleh petugas dan di masukkan ke dalam gerobak untuk di letakkan di konveyor, sehingga sampai ke tangan penumpang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s