FASILITAS PENUNJANG DAN AKSESBILITAS BAGI PENYANDANG DISABILITAS TUNANETRA DI BANDAR UDARA SOEKARNO-HATTA


 

Nama : Amanda Nurul Alifah 224111097

Anisa Sholihah         224111281

 

 

           Ferdy Tri Whardana  224111259

           Trianto Lintang         224111017

S1 MTU D 2011

 

 

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Bandar udara adalah kawasan di daratan dan/atau perairan dengan batas-batas tertentu yang digunakan sebagai tempat pesawat udara mendarat dan lepas landas, naik turun penumpang, bongkar muat barang, dan tempat perpindahan intra dan antarmoda transportasi, yang dilengkapi dengan fasilitas keselamatan dan keamanan penerbangan, serta fasilitas pokok dan fasilitas penunjang lainnya. Dari definisi tersebut, dapat dilihat pada zaman sekarang ini di Indonesia, keberadaan bandar udara menjadi sangat berarti oleh pengguna jasa angkutan udara yang terus tumbuh dan berkembang.

Namun hal yang perlu disadari disini adalah di Indonesia terjadi sedikit keterlambatan dalam merespon kelajuan pertumbuhan pengguna jasa angkutan udara dengan upaya pembangunan dan pengembangan sarana – prasarana bandar udara itu sendiri. Tentu pada akhirnya, hal ini berpengaruh pada tingkat pelayanan penumpang yang memakai jasa transportasi udara.

Dari segi global, kita melihat para pengelola bandar udara di dunia berlomba – lomba memberikan pelayanan terbaik dalam mendukung kegiatan operasionalnya, segala aspek diperhatikan, mulai dari fasilitas keselamatan dan keamanan, fasilitas pokok, serta fasilitas penunjang, semua itu untuk meningkatkan kepuasan pengguna jasa angkutan udara – yang memiliki latar belakang yang bermacam – macam atau berbeda. Dari hal tersebut, kami coba menarik pembahasan lebih spesifik mengenai pengguna jasa angkutan udara dan bagaimana bentuk dari pelayanannya, yaitu kami bahas para pengguna jasa angkutan udara penyandang cacat (disabilitas) yang kami konsentrasikan pada penyandang tunanetra.

Seperti yang bisa dicermati bahwa untuk wilayah Indonesia, bentuk pelayanan kepada para penyandang disabilitas di bandar udara perlu diperhatikan secara khusus, mereka perlu diberikan akses sendiri berupa fasilitas – fasilitas pembantu agar mereka dapat beraktivitas atau berkegiatan di dalam bandar udara secara fleksibel dan mandiri, serta memberikan kenyamanan pada seluruh pengguna jasa angkutan udara di bandar udara tanpa terkecuali, karena, menyikapi kenyataan yang ada, para penyandang disabilitas mengalami kesulitan untuk bergerak leluasa disebabkan ruang gerak mereka yang tidak memadai, tidak hanya di bandar udara saja, namun di tempat – tempat umum juga. Mencermati apa yang sudah dilakukan di bandar udara – bandar udara internasional dunia, kita perlu mencontoh. Persaingan untuk menjadi bandar udara kelas dunia dengan cita rasa humanis sepatutnya menjadi perbaikan dan penerapan pada bandar udara di Indonesia, dengan menjadikan Bandar Udara Soekarno-Hatta sebagai proyek percontohan pertama.

Dari hal ini, kami mencoba untuk mengkaji letak – letak permasalahan yang ada secara kritis, dan mengurainya untuk dianalisa secara ilmiah dalam bentuk karya tulis untuk mencari serta menemukan solusi yang baik. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah Lagi Maha Penyayang, karya tulis ilmiah ini berjudul “KONSEP PEMBUATAN FASILITAS PENUNJANG DAN AKSESBILITAS BAGI PENYANDANG DISABILITAS TUNANETRA DI BANDAR UDARA SOEKARNO-HATTA”.

One thought on “FASILITAS PENUNJANG DAN AKSESBILITAS BAGI PENYANDANG DISABILITAS TUNANETRA DI BANDAR UDARA SOEKARNO-HATTA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s