RUANG MEROKOK MEWAH DAN MUDAH DIJANGKAU UNTUK MEMINIMALISIR PEROKOK MEROKOK DI RUANG PUBLIK DI BANDARA SOEKARNO HATTA (Part II)


Kelompok:
1. Muktarom (NIM: 2341.13. 006)
2. Hari Setyanto (NIM: 2341.13. 003)
3. Raiza Pricilia (NIM: 2241.10. 244)
4. Gustiana triyani (NIM: 2241.10. 300)
Kelas: S1 MTU D (11)
BAB I
PENDAHULUAN
I. Latar Belakang
Sebagai bandara internasional, Bandara Soekarno-Hatta merupakan salah satu pintu gerbang negara Indonesia. Terkait dengan hal tersebut di atas, maka selayaknya Bandara Soekarno-Hatta harus mempunyai fasilitas yang memadai sehingga mampu memberikan kenyamanan bagi siapapun yang berada di dalamnya, baik itu bagi warga negara Indonesia maupun bagi warga negara Asing. Namun seringkali kondisi Bandara Soekarno-Hatta memberikan fasilitas yang kurang layak, yaitu banyaknya perokok yang merokok di ruang publik yang disebabkan oleh kurang layaknya ruang merokok dan jauhnya ruang untuk merokok. Untuk itu dibutuhkan ruangan untuk merokok yang bagus, mewah dan mudah dijangkau untuk menarik para perokok datang ketempatnya sehingga tidak ada lagi para perokok yang merokok di ruang publik di bandara. Dari uraian diatas penulis merasa tertarik untuk membuat tulisan karya ilmiah dengan judul “Ruang Merokok Mewah dan Mudah dijangkau Untuk Meminimalisir Perokok Merokok di Ruang Publik di Bandara Soekarno Hatta”.
II. Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian pada latar belakang masalah, maka dapat diidentifikasi masalah yang terjadi
a. Tidak layaknya ruang merokok di Badara Soekarno Hatta
b. Tidak disiplinnya para perokok untuk merokok di ruang merokok yang telah disediakan
c. Terganggunya khalayak di Bandara Soekarno-Hatta karena asap rokok
III. Batasan Masalah
Agar pembahasan tidak meluas maka penulis hanya membatasi masalah pada ketidakdisiplinan para perokok di Bandara Soekarno-Hatta.
IV. Pokok Masalah
Berdasarkan identifikasi masalah dan pembatasan masalah yang dikemukakan di atas, maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut:
a. Apa yang menyebabkan ketidakdisiplinan para perokok di Bandara Soekarno-Hatta?
b. Bagaimanakah ruang merokok yang mewah dan mudah dijangkau itu?
V. Tujuan dan Manfaat Tulisan
Tujuan Tulisan Karya Ilmiah
Adapun tujuan yang ingin dicapai melalui tulisan karya ilmiah ini adalah:
a. Untuk megedukasi masyarakat tentang kedisiplinan merokok ditempat yang telah disediakan
b. Mencipatakan ruang publik di Bandara Soekarno-Hatta yang bersih dan bebas asap rokok.
Manfaat Tulisan Karya Ilmiah
1. Bagi Penulis
a. Untuk memenuhi tugas kelompok mata kuliah Ground Handling
b. Untuk mengasah kemampuan kelompok kami dalam mengevaluasi permasalahan yang terjadi di masyarakat dan mencari solusi yang sesuai
2. Bagi Pembaca
Pembaca dapat memahami dan mengerti tentang ruang publik dan memanfaatkan fasilitas di ruang publik dalam hal ini ruang merokok dengan lebih bijakasana.

BAB II
LANDASAN TEORI
Ruang publik yang dimaksud secara umum pada sebuah kota, menurut Project for Public Spaces in New York tahun 1984, adalah bentuk ruang yang digunakan manusia secara bersama-sama berupa jalan, pedestrian, taman-taman, plaza, fasilitas transportasi umum (halte) dan museum.
Jadi mengacu pada definisi tersebut menurut kelompok kami, ruang publik merupakan ruang yang dipergunakan secara bersama untuk berbagai macam kepentingan, sehingga harus mengindahkan berbagai peraturan dan tata krama untuk terciptanya suatu keharmonisan.

One thought on “RUANG MEROKOK MEWAH DAN MUDAH DIJANGKAU UNTUK MEMINIMALISIR PEROKOK MEROKOK DI RUANG PUBLIK DI BANDARA SOEKARNO HATTA (Part II)

  1. quote: “a. Tidak layaknya ruang merokok di Badara Soekarno Hatta”

    Bandara bukan Badara

    Landasan teori tidak lengkap, untuk bisa lanjut harus lengkapi dahulu dan bukan dijadikan satu dengan bab sebelumnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s