Pengunaan RFID dalam E-Baggage


Kelompok GH ZU11

Ketua : Muhammad Fausan (2241.11.120)

Anggota :
Silvia Yuniarti (2241.11.008)
Andriyani Puspita Dewi (2241.11.033)
Meinur Adha (2241.11.037)
Astria Herera Gultom (2241.11.061)
Dwiyantie RH (2241.11.110)

BAB II

LANDASAN TEORI

2.1.        Bagasi

Pengertian tentang bagasi penumpang yaitu barang yang dibawa pada saat mereka melakukan perjalanan dan menggunakan jasa penerbangan. Penanganan bagasi (baggage handling) menurut Airport Handling Manual (AHM 810) tentang IATA Standard Ground Handling Agreement, Annex A Ground Handling Service, Section 4, Sub Section 4 (Ref AHM 18 Tahun 1998) meliputi baggage handling, yang menangani bagasi di baggage sorting area (tempat pemilahan bagasi) dan menyiapkan pengiriman / pengantaran ke dalam pesawat; menetapkan berat bagasi yang disusun; menurunkan atau mengeluarkan bagasi dari traktor/grobak/kendaraan, membongkar dan atau mengosongkan tempat bagasi, memeriksa bagasi yang datang; memisahkan bagasi transfer dan menyimpan bagasi transfer dalam suatu periode sampai waktu keberangkatan/pengiriman; menyediakan atau mengatur pengangkutan bagasi ke sorting area dari departemen yang akan menerima; menangani bagasi awak pesawat (crew baggage), sesuai dengan kesepakatan bersama.

2.1.        RFID

RFID ditemukan oleh Charles Walton yang berasal dari New York. Kuliah di Cornel University (1943) dibidang teknik elektro dan memperoleh gelar master dari Steven Institute of Technology. Teknologi RFID pertama kali digunakan untuk mengidentifikasi kawan atau lawan sejenis pesawat terbang pada perang dunia II. Pesawat perang dilengkapi dengan radio transponder yang akan memberi respon apabila diberi sinyal intograted.

RFID atau Radio Frequency Identification, adalah suatu metode yang mana bisa digunakan untuk menyimpan atau menerima data secara jarak jauh dengan menggunakan suatu piranti yang bernama RFID tag atau transponder. Suatu RFID tag adalah sebuah benda kecil, misalnya berupa stiker adesif, dan dapat ditempelkan pada suatu barang atau produk. RFID tag berisi antena yang memungkinkan mereka untuk menerima dan merespon terhadap suatu query yang dipancarkan oleh suatu RFID transceiver.

Dalam penanganan bagasi, RFID mampu menyimpan data barang para penumpang, sehingga saat pengambilan bagasi, penumpang dapat dengan mudah mengambil bagasinya. Dengan demikian, teknologi ini berguna agar penumpang lebih teratur saat pengambilan bagasi. Selain itu, RFID akan meningkatkan arus penumpang, karena teknologi ini dapat menciptakan pengalaman menarik bagi penumpang.

Iklan

One thought on “Pengunaan RFID dalam E-Baggage

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s