Ruangan Relaksasi dan Perawatan di dalam Pesawat


 

EFRA UMARA 224111089

NOVRI HANGORO 224111090

PUTRA ADIPRATAMA 224111268

BAB 1
Pendahuluan

Didalamduniapenerbangansangatlahdituntutakankeselamatandanjugakenyamananbagiparapelangganmaskapaipenerbangan, baiksaat pre­­-Flight maupun post flight. Bagiparapenumpang yang menggunakanjasapenerbanganbiasanyamembutuhkanwaktu yang cukup lama.

Untukmembuatpenumpangsemakinnyamandidalampesawat, banyakpenumpang yang membutuhkanrelaksasi, agar perjalanantidakmelelahkandanmenjenuhkan, dikarenakanjugamayoritaspenumpangjasaangkutanudaraadalahseorangpebisnis yang membutuhkankenyamanandanrelaksasi.

Khususnyauntukpenerbanganjarakjauhsepertipenerbanganinternasionaldanbagiparawanita yang tidaksempatdenganwaktuuntukpergiketempatperawatandanrelaksasi, makapihakair line menyediakanruangrelaksasidengan yang ahlidalamrelaksasidanperawatan.

Makadenganinikelompok kami mengangkagtjudultentang “RuanganRelaksasidanPerawatandidalamPesawat.

Bab II

LandasanTeori

 

Pembahasanpadababinitujuannyalebihkepadapenyajianfasilitasdan service lebihuntukparapenumpangpesawat yang inginmerelaksasikantubuhpadasaatperjalananmenujutempattujuankhususnyaparapenumpangdengantempuhjarakjauh. Disini kami menyajikanfasilitasberupareleksasidanperawatanuntukkenyamananlebihbagiparapenumpangpesawat.

Untukrelaksasinya kami menyediakan service berupa :

–          Pijat

–          Aroma terapi

–          Totok aura danlainnya

 

Untukperawatannya kami menyediakanberupa :

–          Spa

–          Pedicure danmedicure

–          Earcandle

–          Creambathdanlainnya

Demikianpelayanan yang kami sediakandari “refleksidanperawatan” di dalampesawat

Bab III

MetodologiPenelitian

            DalamMetodologiPenelitiansangatlahpentinguntukmelengkapiinformasidan data-data yang akurat, untukmemecahkanmasalahdaripembahasankaryailmiahini, darijudul “RuanganRelaksasidanPerawatandidalamPesawat”.

MetodologiPenelitian yang kami gunakandalamtulisaniniadalahmetodeobservasiyaitumelaluipengamatanlangsungdankuisionerkepadapelanggan-pelanggandanpemilik salon.Denganmelekukanpenelitianini kami mendapatkaninformasidangambaran yang harusdilakukandalammembuat “RuanganRelaksasidanPerawatandidalamPesawat”.

Target responden kami adalahpelanggan-pelanggandanpemilik salon khususnyawanita, kuisioner yang kami buatberisipertanyaan-pertanyaan yang menyangkutrelaksasidanperawatan, sehinggarespondenmengertidanmudahmengisikuisioner yang dibuat.

Iklan

Penambahan Fasilitas Spa dan Sauna Didalam Pesawat Udara


 

Nama Anggota            :           

Irfan Handi Prabowo              ( 2241.10.041 

David Prihanto                        ( 2241.10.090 )

Mhamdhani                             ( 2241.10.043 )

 BAB I

1.1 Latar belakang masalah

 

Penambahan Fasilitas Spa dan Sauna Didalam Pesawat Udara

 

Saat ini transportasi merupakan salah satu aspek ekonomi yang sangat dinamis. Dalam perkembangannya ekonomi membutuhkan jasa transportasi yang cukup memadai terutama transportasi udara yang dikarenakan seiring pesatnya pembangunan dan pekembangan ekonomi yang di capai bangsa bangsa di dunia, peran transportasi udara semakin di butuhkan, karena beberapa keunggulan yang dimiliki, diantaranya kecepatan, kemampuannya untuk mencapai lokasi yang memiliki jangkauan strategis dan bernilai ekonomi tinggi dalam waktu yang relative singkat.

Dalam kasus ini  membahas tentang Penambahan fasilitas  In-Flight service. In-Flight Service merupakan kegiatan penting dalam kegiatan penerbangan. Kegiatan pelayanan In-Flight merupakan unit pelayanan yang langsung berhubungan dengan penumpang. Adapun peranan dari In-Flight itu sendiri adalah memberikan kenyamanan dan pengalaman penumpang selama berada didalam pesawat udara.

Berdasarkan uraian tersebut maka penulis tertarik untuk membahas masalah penambahan Fasilitas Spa dan Sauna didalam pesawat udara.

 

1.2  Identifikasi masalah

 

Berdasarkan latar belakang di atas, maka identifikasi  permasalahannya dapat dirumuskan sebagai berikut :

                                                                                                                              

  • Kapasitas pengguna fasilitas spa dan sauna di dalam pesawat
  • Siapa saja yang berhak menggunakan fasilitas spa dan sauna didalam pesawat

 

1.3 Rumusan masalah

Berdasarkan latar belakang masalah tersebut yang menjadi perumusan masalah yang akan di teliti adalah penambahan fasilitas spa dan sauna di dalam pesawat udara.

 

1.4 Tujuan penelitian

Tujuan diadakan penelitian ini adalah:

  • Untuk mengetahui jumlah Kapasitas pengguna fasilitas spa dan sauna di dalam pesawat
  • Untuk mengetahui Siapa saja yang berhak menggunakan fasilitas spa dan sauna didalam pesawat

 

1.5 Manfaat penelitian

  1. a.       Bagi Penulis

Bermanfaat untuk menambah wawasan pengetahuan tentang fasilitas spa dan sauna didalam pesawat

 

  1. b.      Bagi Lembaga STMT TRISAKTI

Bermanfaat sebagai bahan penambah referensi untuk dosen dan mahasiswa STMT TRISAKTI jurusan Manajemen Transportasi Udara.

 

 

 

 

 

 

BAB II

2.1 Landasan teori

2.2 Spa dan Sauna

            SPA adalah bahasa modern dari pijat. SPA pada dasarnya pijat dengan siat su ala jepang atau pijat tradisional yang dilakukan para terapis sangat profesional sehingga para pengunjung merasa dimanjakan dan juga dikerjakan sesuai dengan permintaan pengunjung.

http://cewe-spa.blogspot.com/2007/09/definisi-spa.html

 

Ritual spa seperti yang kita kenal sekarang sudah dikenal bangsa Romawi lebih dari 2000 tahun yang lalu. Tahun 25 SM, Raja Agrippa membangun Roman Thermae pertama yang merupakan sebuah spa skala besar pertama yang dikenal peradaban manusia. Thermae dilengkapi dengan pusat hiburan seperti pusat olahraga, restaurant dan berbagai

macam bentuk perawatan tubuh. Pengunjung thermae menjalani rutinitas seperti apa yang kita lakukan saat ini di spa-spa modern, berolahraga, sauna, berendam, pijat dengan minyak rempah, scrubing kemudian diakhiri dengan relaksasi di perpustakaan atau ruang duduk.

 

Sejarah dan Perkembangan Spa, spa adalah perawatan tradisional yang menggunakan air sebagai medianya. Spa berasal Bahasa Latin ‘salus per aquam’ yang artinya sehat melalui air. Ada juga yang menyebutkan bahwa Spa merupakan nama sebuah kota di Belgia yang memiliki pemandian air panas, tempat ini kerap digunakan bangsawan Romawi ketika ingin terapi relaksasi menggunakan air, biasanya dilakukan untuk memanjakan diri setelah perjalanan jauh. Nama spa kemudian berkembang ke seluruh Eropa, dan kini dipakai di seluruh dunia untuk tempat terapi air.

Gaya hidup orang yang tinggal di kota besar biasanya dipadati dengan aktivitas sehingga lebih rentan stres. Stress menjadi persoalan kesehatan yang sering menyerang masyarakat perkotaan. Untuk menghilangkannya dapat dilakukan dengan cara relaksasi. Disinilah spa menjadi salah satu alternatif untuk rileksasi agar pikiran kembali segar. Selain itu, spa juga bermaanfaat untuk mengencangkan, menghaluskan dan memberi nutrisi pada kulit serta melancarkan peredaran darah. Berbagai manfaat yang sesuai dengan gaya hidup metropolitan itu menyebabkan spa semakin tumbuh dan berkembang di kota-kota besar.

Spa seringkali dianggap sebagai tempat perawatan tubuh berupa pijat atau massage. Padahal pengertian spa sebenarnya adalah tempat dimana orang dapat memperoleh perawatan badan, dari ujung rambut sampai ujung kaki sekaligus mengembalikan kesegaran tubuh setelah berada di posisi yang menegangkan. Perawatan spa terdiri dari creambath, facial, manicure-pedicure, lulur, scrub, foot spa, dan body treatment.

Aromatherapy massage merupakan elemen penting dalam memberikan relaksasi. Dengan menggunakan campuran minyak khusus yang juga bermanfaat untuk refreshing, penghangatan, melegakan pernafasan dan penenangan diri. Kini spa merupakan paket lengkap dari aroma dan suasana yang menenangkan, pelayanan ramah serta pemandangan yang menyejukan jiwa.

Tawarkan Konsep Spa Sesungguhnya, Konsep spa telah berkembang menjadi tempat pelayanan perawatan seluruh tubuh yang menawarkan berbagai macam program antara lain perawatan sehabis melahirkan, penurunan berat badan, perawatan pra nikah dan lainnya.

Saunas telah ada selama ribuan tahun dan kini sedang menemukan kembali di seluruh dunia untuk kesehatan dan manfaat sosial. Sauna menggila telah dikalahkan Utara dan Amerika Selatan, Eropa, Asia, dan Afrika. Sauna, mandi uap, dan Turki mandi kadang-kadang digunakan secara bergantian untuk menggambarkan santai dan menguntungkan ini bentuk mandi. Apakah ada perbedaan? Artikel ini akan mendefinisikan dan menggambarkan masing-masing disebutkan di atas bak mandi dan panas.

Sauna adalahbagian integral dari budaya Finlandia dan Swedia. Mereka menghasilkan panas kering antara 70 dan 100 derajat Celcius. Dari waktu ke waktu air dipanaskan dilemparkan pada batu, menghasilkan uap awan tebal dan membuat ruangan terasa panas. Setelah di sauna antara sepuluh dan tiga puluh menit, sebagian besar orang berenang atau mandi air dingin. Pada musim dingin bulan, beberapa orang bahkan berguling di salju.

Kebanyakan rumah di Finlandia dan Swedia memiliki ruang sauna. Di negara-negara itu adalah peristiwa sosial dan dapat mencakupanggota keluarga, teman atau rekan bisnis. Mereka selalu diambil dalam telanjang. Apakah laki-laki dan perempuan mengambil satu bersama-sama tergantung pada usia dan hubungan mereka. Sauna publik biasanya satu-seks.

Swedia sauna telah menjadi populer di Amerika Utara dan sering merupakan bagian dari fasilitas kolam umum. Setiap renang kebijakan menetapkan sendiri pada ketelanjangan. Beberapa renang memiliki periode tertentu untuk single-seks digunakan saat berenang dan telanjang nude sauna diperbolehkan. Di lain waktu mungkin pakaian renangdiperlukan.

Mandi uap

Mandi uap memiliki tingkat kelembaban yang konstan sekitar 100%. Mereka ditahan di sekitar 40 derajat Celsius, suhu yang jauh lebih rendah daripada tradisi Swedia, dan banyak orang lebih suka mandi uap. Kelembaban yang tinggi membuat bernapas lebih mudah dan memiliki efek menguntungkan pada sistem pernapasan.

Turkish Bath

Turki mandi ini juga dikenal sebagai hamam. Hal ini sangat mirip dengan mandi uap. Turki tradisional mandi adalah bangunan besar dan berfungsi sebagai sosialtempat pertemuan serta tempat-tempat untuk mendapatkan bersih. Ada kamar terpisah untuk pria dan wanita, dan bangunan mandi dibagi menjadi panas, hangat, dan sejuk daerah.

Hot Tub

Panas bak merujuk pada bak besar air panas di mana orang mandi terendam. Hot tubs tidak seperti sauna, uap-dan Turki mandi, yang hanya uap. Ketiga jenis wadah yang digunakan untuk bak mandi panas adalah tong kayu, fiberglass pusaran air, atau bak mandi besar.

Tipe pertama dibuat daribilah kayu dan memiliki pompa air dan sistem penyaringan untuk mengedarkan dan air bersih. Biasanya dipasang di luar ruangan dengan bangku-bangku di sekitarnya sehingga orang dapat nyaman dengan hanya rendam kepala mereka di atas permukaan air.

Fiberglass pusaran tekanan tinggi ‘jet’ yang membuat efek pusaran air. Jet air berguna untuk pijat atau hidroterapi. Kolam renang umum atau klub kesehatan sering memiliki pusaran air fiberglass. Ini juga dikenal sebagai ‘Jacuzzi’ setelah perusahaan yangmempopulerkan mereka.

Jenis bak mandi air panas kadang-kadang disebut jacuzzi tub. Mereka sering dipasang di rumah-rumah sebagai pengganti bak mandi biasa. Mereka sedikit lebih besar daripada bak mandi tradisional dan memiliki fitur mirip dengan fiberglass pusaran air.

Saunas, uap-dan Turki mandi, dan bak air panas semua kadang-kadang disebut sebagai spa atau perawatan spa. Sebuah spa juga bisa menjadi resor yang menawarkan perawatan tubuh seperti pijat dan hidroterapi. Banyak yang mempunyai fasilitas spa dengan mandi uap dan panas bak mandi.

 

BAB III

3.1 Metodologi Penelitian

Jenis penelitian

            Penelitian yang digunakan dalam penyusunan skripsi ini adalah menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif yaitu menurut Krisyatono (2006:69) penelitian yang berusaha menggambarkan atau melukiskan objek yang di teliti berdasarkan fakta yang ada dilapangan sedangkan data kualitatif adalah data yang berbentuk kata, kalimat, skema dan gambar.

Hasil Penelitian dan Pembahasan

            Seperti yang dijelaskan sebelummnya, pengambilan data dalam penelitian ini di peroleh dengan cara melakukan pengumpulan secara tertulis yang di tuangkan dalm pertanyaan yang di tunjukan kepada responden yang dijadikan sampel dan( informan biasa) konsumen yang berjumlah 10 orang. Dalam menentukan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan terhadap 10 responden

NO Nama Responden Setuju / Tidak setuju Alasan Responden
1 Taufan Setuju Menikmati fasilitas di dalam pesawat
2 Prama Setuju Memiliki kesan yang berbeda
3 Hakiki Setuju Memanfaatkan waktu  untuk kesehatan di dalam pesawat
4 Bimantara Tidak Setuju Sangat aneh menurut saya keberadaan spa dan sauna di dalam pesawat
5 Bony Setuju Memberikan pengalaman yang berbeda
6 Agung Setuju Meningkatkan kualitas transportasi udara
7 Ichsan Setuju Pelayanan nomer satu yang diberikan
8 Ajis Setuju Baik untuk kesehatan di perjalanan
9 Fajar Setuju Kenyamanan berlebih selama di perjalanan
10 Risky Setuju Meningkatkan kenyamanan penumpang

Sumber : Hasil Penelitian

Membina Hubungan Yang Harmonis Dengan  Konsumen    

Dalam penelitian ini, penulis akan menjelaskan indikator strategi penerapan spa dan sauna didalam pesawat udara.

Berdasarkan tabel diatas, suatu kegiatan penerapan spa dan sauna yang diadakan didalam pesawat berguna untuk mencapai pemasaran yang menghasilkan kepuasan dan keharmonisan dalam peningkatan kualitas transportasi udara.

Tugas 4 Ruangan Merokok Di dalam Pesawat


Tugas 4

Nama:

– Yudhi Kevin 2241.11.202
– Purwo Bagaskara 2241.11.186
– M. Patriot A. JMP 2241.11.177
– Nursasia Anda Marisa 2241.11.289

Ruangan Merokok Di dalam Pesawat

METODOLOGI PENELITIAN

Bab 3

Untuk menunjang tugas yang sedang kami kerjakan maka kami memerlukan data yang akurat serta dapat di pertanggung jawabkan kebenarannya, dengan itu kami ingin mendapatkan data tersebut dengan mengadakan metodologi penelitian untuk dapat memecahkan masalah yang sesuai dengan judul yang telah kami pilih dan juga untuk menginformasikan kepada halayak banyak tentang fasilitas yang di butuhkan para perokok yang berada di dalam pesawat agar tidak menggangu para penumpang lain yang tidak merokok.
Metodologi penelitian yang ingin kami gunakan adalah metode kuisioner yaitu memberikan pertanyaan-pertanyaan yang menyangkut judul yang kami angkat. Dengan metode seperti ini kami bisa mendapatkan data yang kami butuhkan yaitu data orang-orang yg ingin dan membutuhkan ruangan merokok di dalam pesawat.
Target sasaran kuisioner kami adalah orang-orang yang merokok dan juga orang-orang yang tidak merokok namun orang-orang tersebut pernah menjadi penumpang pesawat terbang. Pertanyaan yang kami ajukan di dalam kuisioner adalah sesuai dengan fakta yang ada di pesawat, sesuai dengan kebutuhan, tidak berpihak pada satu sisi saja dan mudah di pahami oleh masayarakat luas. Sehingga orang / masyarakat dapat menjawab kuisioner yang kami ajukan.

Ruangan Relaksasi dan Perawatan didalam Pesawat


Efra Umara (2241.11.089)

Novri Hanggoro (2241.11.090)

Putra Adi Pratama (2241.11.264)

Aditya Wisnu W (2241.12.203)

Bab I

Pendahuluan

Didalam dunia penerbangan sangat dituntut akan keselamatan dan kenyamanan bagi para penumpang maskapai penerbangan, baik pada saat pre-flight, in-flight maupun post flight. Bagi para penumpang yang menggunakan jasa penerbangan biasanya membutuhkan waktu tempuh yang cukup lama.

Untuk mambuat penumpang semakin nyaman didalam pesawat, banyak penumpang yang membutuhkan relaksasi, agar perjalanan terasa tidak melelahkan dan menjenuhkan, ini dikhususkan untuk penerbangan internasional, yang membutuhkan penerbangan yg sangat lama dengan jarak yang sangat jauh, dikarenakan juga mayoritas penumpang jasa angkutan udara adalah seorang pebisnis yang membutuhkan relaksasi dan kenyamanan.

Khususnya bagi para wanita yang tidak sempat dengan waktu untuk pergi ketempat perawatan dan relaksasi, maka pihak air line menyediakan ruangan relaksasi dengan orang yang ahli dalam relaksasi dan perawatan tubuh.

Maka dengan ini kelompok kami mengangkat judul tentang “Ruangan Relaksasi dan Perawatan didalam Pesawat”

Ruangan Relaksasi dan Perawatan didalam Pesawat


Efra Umara (2241.11.089)

Novri Hanggoro (2241.11.090)

Putra Adi Pratama (2241.11.264)

Aditya Wisnu W (2241.12.203)

BAB I

Pendahuluan

  Didalam dunia penerbangan sangat dituntut akan keselamatan dan kenyamanan bagi para penumpang maskapai penerbangan, baik pada saat pre-flight, in-flight maupun post flight. Bagi para penumpang yang menggunakan jasa penerbangan biasanya membutuhkan waktu tempuh yang cukup lama.

  Untuk mambuat penumpang semakin nyaman didalam pesawat, banyak penumpang yang membutuhkan relaksasi, agar perjalanan terasa tidak melelahkan dan menjenuhkan, dikarenakan juga mayoritas penumpang jasa angkutan udara adalah seorang pebisnis yang membutuhkan relaksasi dan kenyamanan.

  Khususnya bagi para wanita yang tidak sempat dengan waktu untuk pergi ketempat perawatan dan relaksasi, maka pihak air line menyediakan ruang relaksasi dengan orang yang ahli dalam relaksasi dan perawatan.

  Maka dengan ini kelompok kami mengangkat judul tentang “Ruangan Relaksasi dan Perawatan didalam Pesawat”.

PESAWAT UDARA MULTIFUNGSI


NAMA : Zoelfiqriyadie F. S (2241.11.101)
Titi Suwarti (2241.11.191)
Syahrul Rohmadona (2241.11.216)
Prabhanita Ariprasti (2241.11.223)
Asep Gojali Musadad N (2241.11.236)
Nila Fatmah Sari (2241.11.239)
Hannyfah Feby Vantina (2241.11.264)

BAB IV
ANALISIS DATA

Berdasarkan kuesioner yang berjumlah 14 pertanyaan yang telah kami sebar sejak tanggal 16 Oktober 2013 sampai dengan tanggal 18 Oktober 2013, didapatkan 100 responden. Oleh sebab itu, dapat kami analisis hasil dari kuesioner tersebut, yaitu :

ANALISIS HASIL SURVEY

– Bahwa jumlah responden pria lebih bnyak dari responden wanita yaitu sebanyak 51% pria dan wanita adalah 49%

– Jumlah responden yang menggunakan pesawat udara dalam setahun sebanyak 63 orang atau 71% yang melakukan perjalanan sebanyak 1-3 kali, sebanyak 11 orang atau 12% yang melakukan perjalanan sebanyak 4-6 kali, dan sebanyak 15 orang atau 17% yang melakukan perjalanan lebih dari 6 kali.

– Sebagian besar usia responden yang mengisi kuesioner adalah berusia 16-25 tahun berjumlah sebanyak 88 orang atau 88% nya.

– Didapatkan hasil bahwa 88 orang atau 88% nya pernah naik pesawat udara lebih banyak dari yang belum pernah yaitu 12 orang atau 12% nya belum pernah naik pesawat.

– Sebanyak 74 orang atau 80% nya lebih memilih rute domestik sebagai tujuan perjalanannya dan 17 orang atau 19% nya memilih rute internasional sebagai tujuan perjalanannya.

– Sebagian besar responden melakukan perjalanannya untuk tujuan liburan atau wisata sebanyak 47 orang atau 51% lebih besar dari tujuan lainnya yaitu bisnis sebesar 12% dan keluarga 35%

– Sebanyak 68 orang atau 73% nya melakukan perjalanan dengan lama waktu penerbangan adalah 1-3 jam.

– 70% responden beranggapan bahwa pelayanan dan fasilitas yang diberikan dalan penerbangan sangat penting, hal ini berarti tingkat kepuasan terhadap penumpang dari pelayanan.dalam penerbangan harus lebih diperhatikan.

– Sebanyak 66 orang atau 66% nya belum puas dengan fasilitas dan pelayanan yang diberikan. Jadi, dapat disimpulkan bahwa tingkat fasilitas dan pelayanan yang diberikan dalam dunia penerbangan pada saat ini masih kurang baik.

– Didapatkan hasil tertinggi bahwa 35 orang atau 35% responden berharap adanya peningkatan fasilitas atau pelayanan dari segi hiburan (entertainment).

– 98% dari responden setuju dengan adanya pembuatan Pesawat Udara Multifungsi.

– Frekuensi responden yang serinng menikmati pemandangan di luar jendela adalah 42%. Sedangkan jumlah responden yang terkadang menikmati pemandangan di luar jendela ada 50% responden. Dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden jarang menikmati pemandangan di luar jendela ketika dalam perjalanan.

– 92% menyatakan setuju apabila pesawat didisain agar penumpang dapat lebih menikmati pemandangan diluar pesawat.

– 22% dari responden lebih memilih fasilitas musik untuk ditambahkan di dalam Pesawat Udara Multifungsi.

Kritik dan saran dari responden
Kritik yang diperoleh dari responden adalah sebagai berikut :
• Pertanyaan yang diberikan kurang bervariatif
• Masih kurangnya ketepatan waktu dalam dunia penerbangan saat ini yang mana ketepatan waktu adalah hal yang sangat penting

Saran yang diperoleh dari responden adalah sebagai berikut :
• Terpenuhinya kebutuhan penumpang akan hiburan atau entertainment di dalam pesawat
• Harga tiket yang diberikan diharapkan lebih terjangkau
• Lebih menjaga keamanan dan kenyamanan penumpang

Kesimpulan yang didapat dari hasil survey yang kami lakukan, 98% responden menyatakan setuju dengan adanya rancangan Pesawat Udara Multifungsi. Dengan meningkatkan keselamatan dan keamanan, juga pelayanan yang diberikan oleh maskapai penerbangan yang bersangkutan yang dapat memberikan kepuasan kepada penumpang dengan tetap mempertimbangkan harga jual yang sesuai dengan pelayanan yang diberikan.

Ruangan Relaksasi dan Perawatan didalam Pesawat


Efra Umara                 224111089

Novri Hanggoro       224111090

Putra Adi Pratama   224111264

Aditya Wisnu W        224112203

 

BAB I

Pendahuluan

Didalam dunia penerbangan sangat dituntut akan keselamatan dan kenyamanan bagi para penumpang maskapai penerbangan, baik pada saat pre-flight, in-flight maupun post flight. Bagi para penumpang yang menggunakan jasa penerbangan biasanya membutuhkan waktu tempuh yang cukup lama.

Untuk mambuat penumpang semakin nyaman didalam pesawat, banyak penumpang yang membutuhkan relaksasi, agar perjalanan terasa tidak melelahkan dan menjenuhkan, dikarenakan juga mayoritas penumpang jasa angkutan udara adalah seorang pebisnis yang membutuhkan relaksasi dan kenyamanan.

Khususnya bagi para wanita yang tidak sempat dengan waktu untuk pergi ketempat perawatan dan relaksasi, maka pihak air line menyediakan ruang relaksasi dengan orang yang ahli dalam relaksasi dan perawatan.

Maka dengan ini kelompok kami mengangkat judul tentang “Ruangan Relaksasi dan Perawatan didalam Pesawat”.