Bandara menjadi target para demostran akibat BBM naik


Nama : Yulita Nourul Fitri

Nim    : 224109285

Tugas : ke 3

 

Bandara menjadi target para demostran akibat BBM naik

Seperti yang kita ketahui, menjelang BBM naik para demonstran selalu berunjuk rasa untuk menunjukkan penolakan keputusan kenaikan BBM. Seperti yang yang akan terjadi pada bandara-bandara Indonesia. Menurut informasi yang saya dengar bandara menjadi target para demonstran untuk menyampaikan aspiranya. Kapan Indonesia terbebas dari para demonstran? Hal ini sungguh dapat disayangkan karena merugikan para penggguna jasa angkutan udara baik kedatangan maupun keberabgkatan, Para pengguna jasa udara itu kan harus megejar waktu terutama untuk yang keberangkatan. Bagaimana kalau jalan untuk menuju bandara itu terhambat oleh para demostran? Apakah kita bisa tepat waktu untuk sampai bandara? Maka dari itu untuk mengatasi hal ini pihak bandara menugaskan anggota kepolisian diberbagai titik strategis untuk mengawasi, mengantisipasi, meminimalisasi dampak dari aksi para demostran terhapap operasional bandara dan tetap untuk menjaga pelayanan terhadap pengguna jasa udara.

Dan pihak bandara menghimbau agar para penumpang berangkat lebih awal dari waktunya karena untuk menghindari hal-hal yang tidak diingankan. Ya semoga saja para demostran menyampaikan aspirasinya dengan aman dan tertib sehingga tidak mengganggu para penumpang baik untuk kedatangan ataupun keberangkatan.

 

Iklan

System Penanganan Bagasi Penumpang kurang Memuaskan


Nama : Fajar Lazuardi Ermanto
Nim : 2241.08.141
Kelas : S1 MTU C
Tugas GH 9

Banyak yang di sesalkan akibat yang timbulkan bagasi penumpang yang hilang, barang bagasi mereka yang ternyata tidak di ketemukan atau hilang, penanganan bagasi yang kurang atau sistemnya yang kurang berjalan. Itu dapat menyebabkan ketidak pusan bagi penumpang atau konsumen yang di rugikan karena bagasi yang mereka bawa tidak ada, lemahnya pegawasan dan system yang kurang berjalan dan factor factor lainnya yang dapat terjadi pada bagasi penumpang yang hilang.
Bagi penumpang pesawat bagasi hilang di maskapai penerbangan. Banyak dari mereka mengeluhkan lemahnya sistem pengawasan barang di bandara, terutama pada saat keberangkatan. Peristiwa kehilangan barang bagasi penumpang pesawat terbang semakin memperburuk citra maskapai penerbangan di Indonesia. Untuk itu pihak instansi terkait harus menindaklanjuti setiap laporan kehilangan bagasi penumpang dengan tuntas. Pihak maskapai penerbangan harus melalakukan langkah-langkah pencegahan dan antisipasi dengan pengamanan ketat terhadap petugas-petugas bagasi. Barang bagasi yang hilang biasanya jika tidak ditemukan pihak maskapai akan memberikan kompensasi kepada korban kehilangan koper. Tetapi kadang kala kompensasi yang diberikan tidak sebanding dengan barang-barang berharga korban. Manajemen maskapai penerbangan harus mengganti rugi dengan cara yang wajar. Meskipun sudah pergantian dengan ketentuan yang berlaku, nilai pergantian masih tidak sesuai dengan barang-barang yang ada di koper. itupun dengan asumsi tidak menaruh barang-barang berharga dikoper.

Tugas Seorang Keamanan Bandara yang diJalankan membuat Rasa Aman bagi Penumpang


nama : Fajar LazUardi Ermanto
Nim : 2241.08.141
kelas : S1 MTU C
tugas GH 8

Kita pasti sudah tahu keamaan di bandara adalah salah satu bentuk kesiapan dan kesigapan petugas keamanan di bandara yg dilaksanakan di peruntukan bagi kenyaman dan keamanan di bandara. Karena penumpang harus mendapat rasa aman dan pelayanan yang dapat di jadikan salh satu bentuk kepusanan dalam atau di luar bandara jika ingin berpergiian menggunakan pesawat. Salah satu atau fasilitas dan alat lat keamanan bandara yang digunakan harus dapat menggunakan tekhnologi yang modern untuk dapat menjaga keamanan di bandara.
Penumpang yang disaring oleh detektor logam. mesin deteksi peledak digunakan termasuk mesin X-ray dan bahan peledak jejak-deteksi mesin portal (alias mesin puffer). bekerja pada mesin pemindaian baru yang masih efektif mencari benda-benda yang tidak termasuk dalam bandara atau pesawat tapi yang tidak menggambarkan gambaran yang disempurnakan penumpang yang menunjukkan pada dasarnya mereka benar-benar telanjang. mesin deteksi peledak juga bisa digunakan untuk kedua melanjutkan dan bagasi diperiksa, Penggunaan kontroversial backscatter sinar-X untuk mendeteksi senjata dan bahan peledak yang tersembunyi pada penumpang. Perangkat ini, yang menggunakan hamburan Compton, mengharuskan penumpang berdiri dekat dengan panel datar dan menghasilkan gambar beresolusi tinggi. penumpang untuk melewati detektor logam tanpa melepas sepatu mereka, sebuah proses diperlukan sebagai berjalan-meskipun detektor gerbang yang tidak dapat diandalkan dalam mendeteksi logam di sepatu atau di ekstremitas tubuh.
Para penumpang sepenuhnya langkah bersepatu ke perangkat yang memindai di bawah 1.2 detik untuk benda sekecil silet. Lainnya adalah tindakan keamanan yang kritis dimanfaatkan oleh bandara regional dan internasional adalah penggunaan sistem deteksi intrusi perimeter serat optik. Sistem keamanan ini memungkinkan keamanan bandara untuk mencari dan mendeteksi intrusi apapun pada perimeter bandara, memastikan real-time, intrusi pemberitahuan langsung yang memungkinkan aparat keamanan untuk menilai ancaman dan gerakan melacak dan melakukan prosedur keamanan di bandara.

Excess Baggage


Nama : Anief Budiman
Nim : 224108081
Kelas : C

Hampir setiap penumpang yang hendak melakukan perjalanan jauh dengan menggunakan moda transportasi udara memiliki barang bawaan yang disebut bagasi. Setiap penumpang memiliki beraneka ragam barang bawaan dengan berat yang beranekaragam pula. Setiap perusahaan penerbangan telah menentukan berat bagasi Cuma-Cuma untuk setiap penumpang sesuai dengan kelas dan harga tiket yang telah dibayakan dan apabila berat bagasi penumpang melebihi ketentuan yang telah ditetapkan maka penumpang akan dikenakan excess baggage yaitu kelebihan bagasi dari total bagasi dikurangi baggage allowance atau bagasi Cuma-Cuma dan setiap kilo yang melebihi bagasi Cuma-Cuma dikenakan biaya. Penumpang harus membayar kelebihan bagasi sesuai dengan tariff yang telah ditetapkan oleh setiap maskapai penerbangan.
Penumpang akan mengetahui berat bagasi yang dibawanya pada saat penumpang melakukan proses check-in dengan menimbang barang bawaanya, dan apabila berat bagasi melebihi berat bagasi Cuma-Cuma maka penumpang akan dikenakan biaya kelebihan bagasi. Petugas akan memberikan informasi sehubungan dengan kelebihan berat bagasi penumpang dan biaya yang harus dibayar perkilonya dari kelebihan bagasi tersebut. Petugas akan berusaha memberikan pengertian dan solusi yang terbaik untuk mengurangi beban kelebihan bagasi penumpang selama itu kondisinya memungkinkan misalnya dengan menyarankan penumpang untuk membawa sebagian bagasinya ke cabin sebagai hand baggage yang tentunya sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku.
Penumpang yang dikenakan kelebihan bagasi akan diberikan slip kelebihan bagasi yang telah diisi oleh petugas check-in counter sebagai bukti pembayaran kelebihan bagasi yang harus ditanggung penumpang. Petugas akan membantu setiap proses yang harus dilakukan penumpang dan memberikan segala informasi yang diperlukan demi kenyamanan dan kebaikan bersama.

Kata Delay yang mudah memicu kemarahan penumpang


Nama : Ratu Tendengan
Nim : 234110024
Kelas : C

Ketepatan waktu merupakan hal yang sangat sulit untuk dilaksanakan, begitu juga dalam dunia penerbangan hamper setiap hari selalu ada masalah yang menyebabkan terjadinya keterlambatan keberangkatan pesawat yang disebut Delay. Kata delay mungkin bukan lagi kata yang asing bagi kita khususnya bagi yang sering bepergian dengan menggunakan transportasi udara. Kata delay adalah kata yang paling tidak ingin di dengar oleh penumpang dan mudah memicu kemarahan apabila diungkapkan oleh petugas perusahaan penerbangan. Kata delay akan di dengar diumumkan oleh petugas apabila pesawat tidak dapat berangkat sesuai dengan jadwal keberangkatan yang telah ditentukan.
Delay masih menjadi masalah konkrit yang sering terjadi dalam setiap maskapai penerbangan dan masih sulit untuk dihilangkan. Hal ini yang sering dikeluhkan oleh penumpang sehingga kerap kali menimbulkan kekisruhan dan kemarahan penumpang dimana setiap penumpang mengharapakan dapat berangkat sesuai dengan jadwal keberangkatan yang telah ada dan dapat tiba di tempat tujuan dengan tepat waktu . Namun pada kenyataannya petugas juga tidak dapat berbuat apa-apa kerena bagaimana pun semuanya itu diluar rencana dan kehendak perusahaan penerbangan meski sesungguhnya semuanya itu demi kenyamanan dan keselamatan penumpang dalam perjalanannya. Petugas hanya bisa berusaha menenangkan penumpang yang marah dan berusaha memberikan pengertian akan kondisi yang mengharuskan terjdinya delay.
Petugas sebagai pemberi jasa pelayanan harus tanggap dalam menangani hal ini, meskipun tidak sedikit dari penumpang yang tidak mau mengerti akan kondisi yang mengharuskan pesawat tidak dapat berangkat tepat waktu dan bukan malah menghindar atau sembunyi dari penumpang karena takut dan tidak ingin menghadapi kemarahan penumpang.
Petugas harus peka dan mengerti akan kondisi yang dialami penumpang dan berusaha memberikan solusi yang tepat demi kebaikan bersama. Petugas harus berusaha membantu dan memenuhi kebutuhan yang diperlukan oleh setiap penumpang.

Namun mengapa delay sering terjadi ?
Hanya mereka yang bertugas dan berwenang yang tau mengapa delay terjadi. Kita juga tidak dapat menduga akan masalah yang datang menghampirim, namun yang bisa dilakukan hanyalah barusaha sebaik mungkin untuk memperkecil terjadinya delay yang dapat mengakibatkan kekecewaan secara terus menerus yang juga berakibat buruk bagi citra perusahaan. Oleh karena itu diperlukan sumber daya manusia yang professional dan ahli dalam bidangnnya serta kerjasama yang baik diantara petugas atau karyawan untuk dapat bekerja secara efektif dan tepat waktu demi tercapainya hasil yang memuaskan.

SPECIAL PASSENGER


NAMA : DELA MARETIA
NIM : 2241.08.292
KELAS : C

Penumpang dikatagorikan sebagai special passenger karena kondisi fisik-mentalnya, status social ekonomiya, kedudukan, jabatan, pengaruhnya. karena latar belakang penumpag yang bersangkutan atau karena perusahaan penerbangan menganggap penumpang tersebut perlu pelayanan atau penanganan secara khusus. Disini saya akan menjelaskan tentang special passenger karen kondisi fisik-mentalnya terganggu. Yang termasuk special passenger tersebut antara lain sebagai berikut :
• Anak-anak tanpa pendamping (unaccompanied minor)
berarti usia anak-anak mulai dari 5 tahun sampai 12 tahun tanpa dewasa companied. Anak-anak umur di bawah 5 tanpa pendamping tidak akan diterima oleh SAL.
1. Penumpang harus mendaftar untuk pelayanan unaccompanied minor saat melakukan pemesanan tempat duduk. Kemudian mereka harus mengisi sebuah “Minor ditemani Aplikasi Layanan” dalam rangkap dua. Aplikasi meliputi: nama anak tanpa pendamping ‘, usia, jenis kelamin, rute, stasiun keberangkatan, stasiun kedatangan, dan nama, alamat, nomor telepon dari orang yang akan mengambil anak-anak di stasiun koneksi dan informasi orang tua UM.
2. Para unaccompanied minor harus dikirim ke check-in counter oleh orang tuanya atau wali. Dan orang tua atau wali UM juga harus menunggu UM di stasiun tujuan.
• Penumpang hamil (pregnant woman)
1. Para penumpang hamil dalam waktu 32-36 minggu harus membawa surat keterangan/diagnosis yang dibuat oleh rumah sakit setempat pada saat pemesanan kursi. Penjelasan tersebut harus mencakup sebagai berikut: nama, umur, tanggal hamil dari jangkauan, penumpang dan tanggal perjalanan, dia layak untuk memulai, apakah dia perlu menyediakan layanan khusus lainnya di kabin, dll. sertifikat diagnosis tersebut harus dilakukan dalam 72hours sebelum keberangkatan pesawat dan ditandatangani oleh dokter dengan cap dari unit medis.
2. Para penumpang hamil dalam waktu 32-36 minggu harus mengisi Aplikasi untuk penumpang hamil ketika mereka melakukan pemesanan.
• Sakit atau Penumpang Luka
1. Para penumpang sakit dan terluka akan memberikan surat keterangan/diagnosis (dalam rangkap tiga) yang dibuat oleh rumah sakit setempat saat pemesanan kursi. Deskripsi diagnosis harus dibuat dalam 96hours sebelum keberangkatan. Para penumpang dengan penyakit serius harus memberikan surat keterangan/diagnosis yang dioperasikan dalam 48hours sebelum keberangkatan ..
2. Untuk melakukan penerbangan, para penumpang yang sakit atau terluka perlu mengisi surat Permohonan untuk Penumpang Khusus (sakit atau terluka) ketika mereka melakukan pemesanan.
3. Pada prinsipnya, para penumpang sakit dan terluka perlu disertai dokter atau perawat lebih baik sehingga mereka bisa mengurus penumpang selama dalam perjalanan mereka.
• Buta Penumpang (blind passenger)
1. Penumpang buta harus didampingi ketika mereka mengambil penerbangan. Penumpang buta tersebut hanya sebagai penumpang normal selama perjalanan mereka.
2. Penumpang buta yang didampingi anjing dalam perjalanannya harus membuat surat keterangan membawa hewan saat pemesanan tempat duduk dan mereka akan diminta untuk menyediakan sertifikat enterance hewan atau lulus negara dan sertifikat karantina yang ditetapkan oleh negara.

• Penumpang kursi roda (wheel chair pax)
Jika penumpang membutuhan pelayanan kursi roda, ia harus membuat aplikasi saat reservasi dan mengisi surat permohonan untuk Penumpang Khusus (sakit atau terluka) dalam rangkap dua.

Pelayanan untuk penumpang khusus
Setelah memasuki ruang terminal, special passenger akan menerima service yang khusus. Pertama, special passenger akan melalui proses serah terima meja di meja penyelidikan, dan staf bandara akan memberikan kursi roda, tandu dan alat-alat khusus lainnya sesuai dengan kebutuhan special passenger tersebut. Staf Khusus akan bertanggung jawab atas penerimaan dan pelayanan dalam mengawal special passenger tersebut. Sebuah “bagian hijau” khusus telah dibuka untuk special passenger untuk pergi melalui proses pemeriksaan keamanan. . Untuk memenuhi kebutuhan khusus special passenger, “Ibu dan Anak Room.” “Ruang Pelayanan Khusus” telah didirikan di daerah terisolasi oleh departemen bandara layanan penumpang. Mereka menyiapkan selimut, peralatan medis dan perlengkapan keperawatan khusus lainnya untuk ribuan special passenger.

Hak perusahaan untuk menolak special passenger

Dalam rangka menjaga keselamatan penerbangan dan semua penumpang, perusahaan-perusahaan penerbangan memiliki hak untuk menolak untuk mengangkut penumpang yang tidak tepat untuk melakukan perjalanan penerbangan atau yang dapat menyebabkan bahaya kepada penumpang lain.